Kamis, 19/02/2026 03:31 WIB

Thailand Ingin Bantu Akhiri Pengucilan Myanmar di ASEAN





Thailand bertekad memainkan peranan penting dalam mengakhiri pengucilan Myanmar di ASEAN, yang terjadi selama lima tahun terakhir pasca kudeta militer.

Menlu Thailand Sihasak Phuangketkeow dan Menlu Myanmar Than Swe (Foto: Reuters)

Bangkok, Jurnas.com - Thailand bertekad memainkan peranan penting dalam mengakhiri pengucilan Myanmar di ASEAN, yang terjadi selama lima tahun terakhir pasca kudeta militer.

Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow pada Rabu (18/2) usai bertemu mitranya dari Myanmar, sebagaimana dikutip dari The Straits Times.

Sihasak menyatakan Thailand ingin menjadi jembatan yang menghubungkan Myanmar kembali ke ASEAN, sekaligus mendorong negara itu mengambil langkah nyata untuk mematuhi rencana ASEAN yang telah lama disusun demi memulihkan stabilitas.

"Myanmar harus membantu Thailand juga dengan merespons kekhawatiran ASEAN, seperti memulai proses dialog, yang merupakan hal baik; mengurangi kekerasan; menghindari serangan terhadap warga sipil," kata Sihasak.

Pertemuan antara Sihasak dan Menteri Luar Negeri Myanmar Than Swe berlangsung di wilayah selatan Thailand. Namun, Than Swe tidak memberikan pernyataan kepada media setelah pembicaraan bilateral itu.

ASEAN yang beranggotakan 11 negara mengucilkan para pemimpin utama junta Myanmar dari pertemuan puncak sejak kudeta 2021 yang menggulingkan pemerintahan demokratis pertama dalam setengah abad. Kudeta tersebut memicu konflik nasional dan tindakan represif.

Myanmar yang kini dikelola militer menggelar pemilu tiga tahap dari Desember hingga Januari, yang menjadi pemilu pertama sejak kudeta. Partai yang didukung militer dinyatakan menang di wilayah terbatas.

Pemungutan suara itu mendapat kritik dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan kelompok hak asasi manusia.

Thailand dinilai memiliki kepentingan besar dalam situasi Myanmar dibanding anggota ASEAN lain karena berbagi perbatasan sepanjang 2.400 kilometer, yang juga merupakan perbatasan terpanjang Myanmar dengan negara tetangga manapun.

Than Swe sendiri pernah menjabat sebagai duta besar Myanmar untuk Amerika Serikat pada 2012, sebelum kemudian naik jabatan pascakudeta menjadi wakil perdana menteri sekaligus menteri luar negeri.

KEYWORD :

Thailand Myanmar ASEAN kudeta Myanmar 2021 Menlu Thailand Sihasak Phuangketkeow




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :