Tingkat pengangguran di Inggris menyentuh level tertinggi (Foto: AFP)
London, Jurnas.com - Tingkat pengangguran di Inggris naik ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir, mencapai 5,2 persen pada kuartal terakhir 2025.
Data resmi yang dirilis pada 17 Februari menunjukkan kondisi ini terjadi di tengah pertumbuhan ekonomi negara tersebut yang masih lemah, sebagaimana dikutip dari AFP pada Selasa (17/2)
Angka itu sedikit lebih tinggi dibanding tingkat pengangguran 5,1 persen pada periode tiga bulan hingga akhir November, menurut Office for National Statistics (ONS).
Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sejak Januari 2021, periode yang bertepatan dengan puncak pandemi Covid-19.
Direktur statistik ekonomi ONS, Liz McKeown, mengatakan jumlah pekerja yang tercatat dalam daftar gaji terus menurun pada akhir tahun, mencerminkan aktivitas perekrutan yang melemah.
Para analis menilai data ini meningkatkan peluang Bank of England memangkas suku bunga acuannya pada Maret, sebuah perkiraan yang turut menekan nilai tukar pound.
Pekan lalu, data resmi juga menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh lebih rendah dari perkiraan pada kuartal terakhir 2025.
Manajer investasi Quilter Cheviot, Jonathan Raymond, menilai pasar tenaga kerja Inggris mulai menunjukkan tanda-tanda melemah di saat pertumbuhan ekonomi sulit diperoleh.
ONS juga mencatat pertumbuhan upah melambat pada kuartal keempat menjadi 4,2 persen, sementara inflasi Inggris diperkirakan akan terus turun dalam beberapa bulan mendatang.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
pengangguran Inggris 2025 ekonomi Inggris melemah suku bunga Bank of England

























