Serangan Rusia ke fasilitas listrik Ukraina (Foto: Reuters)
Kyiv, Jurnas.com - Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke infrastruktur energi Ukraina menjelang putaran baru pembicaraan perdamaian. Serangan ini menewaskan tiga pekerja sektor listrik serta membuat puluhan ribu warga kehilangan pasokan listrik dan pemanas.
Presiden Volodymyr Zelensky mengecam serangan yang menghantam 12 wilayah Ukraina, hanya beberapa jam sebelum dimulainya perundingan trilateral yang didukung Amerika Serikat antara Kyiv dan Moskow di Jenewa.
"Serangan gabungan itu dirancang khusus untuk menimbulkan kerusakan semaksimal mungkin pada sektor energi kami," kata Zelensky dikutip dari Reuters pada Selasa (17/2). Dia menegaskan diplomasi harus disertai keadilan dan kekuatan.
Rusia, yang memulai invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022, memang kerap menyerang fasilitas energi selama musim dingin ini, menyebabkan pemadaman listrik dan gangguan pemanas di banyak wilayah.
Wakil Menteri Energi Ukraina menyebut tiga pekerja tewas setelah sebuah drone Rusia menghantam mobil mereka di dekat pembangkit listrik Sloviansk, kawasan garis depan yang ingin dikuasai Moskow sebagai bagian dari tuntutan perdamaian.
Infrastruktur listrik yang memasok kota pelabuhan strategis Odesa di Laut Hitam juga mengalami kerusakan yang disebut “sangat serius” oleh perusahaan energi swasta DTEK.
Perusahaan itu menyatakan perbaikan akan memakan waktu lama untuk memulihkan peralatan agar dapat berfungsi kembali.
Wakil Menteri Energi Artem Nekrasov melaporkan pemadaman listrik terjadi di rumah-rumah di lima wilayah akibat serangan tersebut, serta gangguan pasokan pemanas di Odesa dan Sumy, kota di utara Ukraina dekat perbatasan Rusia.
Angkatan udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan hampir 400 drone dan 29 rudal. Sebagian besar berhasil ditembak jatuh, namun 13 sasaran di Ukraina tetap terkena serangan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
serangan Rusia Ukraina infrastruktur energi Kyiv perundingan damai Jenewa

























