Minggu, 15/02/2026 23:11 WIB

Jelang Negosiasi Nuklir Putaran Kedua, Ini Syarat Iran ke AS





Iran sedang mengejar kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua pihak

Penampakan rudal Iran (Foto: Reuters)

Teheran, Jurnas.com - Iran sedang mengejar kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua pihak, menjelang negosiasi putaran kedua antara Teheran dan Washington.

Iran dan AS kembali membuka negosiasi pada Januari untuk mengatasi perselisihan puluhan tahun terkait program nuklir Teheran, serta mencegah munculnya konfrontasi militer baru.

Amerika Serikat telah mengerahkan kapal induk kedua ke kawasan tersebut dan bersiap menghadapi kemungkinan kampanye militer berkepanjangan jika pembicaraan gagal, menurut sejumlah pejabat AS kepada Reuters.

"Demi ketahanan sebuah perjanjian, sangat penting bahwa AS juga memperoleh manfaat di sektor dengan keuntungan ekonomi tinggi dan cepat," kata Wakil Direktur Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Iran Hamid Ghanbari dikutip dari The Straits Times pada Minggu (15/2).

Iran sebelumnya mengancam akan membalas jika diserang AS, namun Ghanbari menyampaikan nada yang lebih terbuka pada 15 Februari.

"Kepentingan bersama di bidang minyak dan gas, ladang bersama, investasi pertambangan, bahkan pembelian pesawat termasuk dalam negosiasi," ujar Ghanbari. Dia menilai perjanjian nuklir 2015 dengan kekuatan dunia tidak mengamankan kepentingan ekonomi AS.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, berbicara dalam konferensi pers di Bratislava, mengatakan Presiden Donald Trump lebih memilih jalur diplomasi dan penyelesaian melalui perundingan.

"Belum ada yang pernah berhasil membuat kesepakatan dengan Iran, tetapi kami akan mencoba," kata Rubio.

Pada 2018, Trump menarik AS keluar dari perjanjian tersebut yang sempat melonggarkan sanksi terhadap Iran sebagai imbalan pembatasan program nuklirnya, lalu kembali memberlakukan sanksi ekonomi keras terhadap Teheran.

Pada 13 Februari, seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa delegasi AS, termasuk utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan bertemu pejabat Iran di Jenewa pada 17 Februari.

"Steve Witkoff dan Jared Kushner akan melakukan perjalanan, saya kira mereka sedang dalam perjalanan sekarang, untuk pertemuan penting dan kita akan melihat hasilnya," kata Rubio.

Jika perundingan menuju kesepakatan 2015 dilakukan secara multilateral, negosiasi saat ini hanya melibatkan Iran dan AS, dengan Oman bertindak sebagai mediator.

KEYWORD :

negosiasi nuklir Iran AS kesepakatan ekonomi Teheran sanksi minyak Iran China




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :