Bendera Rusia (Foto: Imitat/Unsplash)
Moskow, Jurnas.com - Pelabuhan Taman di Laut Hitam, Rusia, yang menangani pengiriman produk minyak, gandum, batu bara, dan berbagai komoditas, mengalami kerusakan akibat serangan drone Ukraina, menurut Gubernur wilayah Krasnodar pada Minggu (15/2).
Gubernur Krasnodar Veniamin Kondratyev mengatakan dua orang terluka setelah sebuah tangki penyimpanan minyak, gudang, dan terminal di Desa Volna mengalami kerusakan, dikutip dari The Straits Times.
Kondratyev mengatakan bahwa lebih dari 100 orang dikerahkan untuk memadamkan beberapa kebakaran yang terjadi di area pelabuhan.
Dia juga menyebut serangan terpisah di kota resor Sochi serta desa Yurovka, dekat kota pesisir Anapa, menyebabkan kerusakan yang tidak terlalu besar.
Staf umum militer Ukraina menyatakan bahwa pihaknya memang menyerang kompleks pelabuhan tersebut. Kyiv disebut kembali melanjutkan serangan terhadap infrastruktur energi Rusia dalam beberapa hari terakhir setelah moratorium serangan yang dimediasi Amerika Serikat berakhir.
Rusia berulang kali menargetkan infrastruktur energi dan utilitas di Ukraina, yang menyebabkan pemutusan pemanas dan listrik bagi ratusan ribu warga di tengah musim dingin yang sangat dingin.
Sumber industri mengatakan sekitar 4,16 juta ton metrik produk minyak dikirim melalui pelabuhan Taman sepanjang tahun lalu.
Serangan terhadap fasilitas energi dan pelabuhan strategis semakin memperlihatkan eskalasi perang Rusia-Ukraina, di mana kedua pihak berupaya melemahkan jalur logistik dan pasokan energi lawan.
Infrastruktur pelabuhan seperti Taman memiliki peran penting dalam ekspor komoditas Rusia, sehingga menjadi target bernilai tinggi dalam konflik yang terus berlangsung.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
serangan drone Ukraina pelabuhan Taman Rusia konflik energi Rusia Ukraina
























