Minggu, 15/02/2026 16:48 WIB

Syaban Hampir Berakhir, Ramadan Segera Tiba, Apa yang Perlu Dipersiapkan?





Bagi umat Muslim, Ramadan adalah waktu yang sangat dinantikan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT

Ilustrasi Ramadan tiba (Foto: Pexels/Thridman)

Jakarta, Jurnas.com - Ramadan 1447 Hijriah tinggal menghitung hari, sementara Syaban 1447 H hampir berakhir. Bagi umat Muslim, Ramadan adalah waktu yang sangat dinantikan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Berdasarkan kalender Hijriyah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), bulan Syaban 1447 Hijriyah dimulai pada 20 Januari 2026 dan akan berakhir pada 17 Februari 2026 atau 18 Februari 2026.

Untuk memastikan tanggal tersebut, Kemenag RI akan menggelar Sidang Isbat pada 17 Februari 2026 untuk menetapkan dengan pasti kapan awal Ramadan tahun ini dimulai. Di sisi lain, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada 18 Februari 2026.

Dengan begitu, umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia kini tengah bersiap menyambut datangnya bulan penuh berkah ini. Sebagai umat Muslim, momen ini adalah waktu yang sangat dinantikan, namun juga membutuhkan persiapan yang matang. Bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan menjelang bulan suci ini?

Dikutip dari berbagai sumber, persiapan menjelang Ramadan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Hal ini cukup beralasan mengingat ibadah puasa Ramadan melibatkan berbagai aspek, mulai dari aspek spiritual, mental, hingga fisik.

Secara spiritual, penting untuk memperbanyak ibadah sejak Syaban. Membaca Al-Qur’an, berdoa, dan melakukan amal baik sejak sekarang akan membuat hati lebih siap dan khusyuk saat Ramadan tiba.

Selain itu, menyusun jadwal ibadah selama Ramadan akan membantu menyeimbangkan puasa, salat tarawih, tadarus, dan aktivitas harian. Pastikan waktu untuk beribadah tetap tersedia meski kesibukan padat, sehingga ibadah berjalan konsisten.

Persiapan fisik juga tidak kalah penting, karena puasa membutuhkan stamina dan kesehatan yang baik. Biasakan makan sahur bergizi, berbuka dengan menu sehat, serta rutin berolahraga ringan agar tubuh tetap fit sepanjang bulan puasa.

Ramadan juga menjadi momen berkumpul bersama keluarga. Menyiapkan makanan berbuka yang bergizi, bahan pangan, pakaian untuk salat tarawih, dan perlengkapan ibadah akan mempermudah kegiatan spiritual keluarga selama bulan suci.

Di sisi lain, aspek keuangan juga perlu dikelola dengan bijak. Pengeluaran untuk kebutuhan berbuka dan sahur perlu diatur, serta zakat fitrah dan zakat mal perlu disiapkan agar ibadah keuangan berjalan tepat waktu dan penuh keberkahan.

Selain itu, Ramadan adalah waktu memperkuat hubungan sosial. Perbanyak silaturahmi, berbagi sedekah, dan membantu sesama agar bulan suci juga membawa manfaat bagi orang lain.

Terakhir, jaga mental dan emosi agar tetap positif selama puasa. Fokus pada ibadah, bersabar, dan hindari hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi akan membantu menjalani Ramadan dengan penuh ketakwaan dan keberkahan.

Dengan persiapan spiritual, fisik, finansial, dan sosial yang matang, umat Islam dapat menyambut Ramadan 1447 H dengan hati tenang dan penuh semangat. Semoga bulan suci ini membawa berkah, ampunan, dan kemajuan dalam kehidupan spiritual setiap muslim. (*)

 

 
KEYWORD :

Bulan Ramadan Puasa Ramadan Persiapan Ramadan Ramadan 2026




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :