Ilustrasi - ini tips menjaga pola tidur di malam hari saat bulan Ramadan (Foto: Istockphoto)
Jakarta, Jurnas.com - Perubahan jadwal makan dan ibadah selama Ramadan sering membuat pola tidur ikut berubah. Waktu sahur yang berlangsung dini hari dan ibadah malam seperti tarawih menyebabkan sebagian orang mengalami kurang tidur.
Kondisi ini kerap menimbulkan rasa lemas, sulit fokus, hingga mengantuk saat bekerja atau belajar di siang hari.
Padahal, menjaga kualitas tidur sangat penting agar tubuh tetap bugar selama berpuasa. Kurang istirahat dapat memengaruhi konsentrasi, emosi, serta daya tahan tubuh. Karena itu, pengaturan waktu tidur menjadi salah satu kunci agar aktivitas harian tetap berjalan normal selama bulan puasa.
BMKG: Malam Ini Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan
Langkah pertama adalah tidur lebih awal pada malam hari. Setelah salat tarawih, sebaiknya tidak terlalu lama begadang, terutama untuk aktivitas yang tidak penting. Tidur lebih cepat membantu tubuh mendapatkan waktu istirahat cukup sebelum bangun sahur.
Selanjutnya, manfaatkan tidur setelah sahur. Jika masih memiliki waktu sebelum memulai aktivitas pagi, tidur kembali sekitar 30–60 menit dapat membantu mengganti waktu tidur malam yang berkurang. Namun, jangan terlalu lama agar tidak merasa pusing atau lemas.
Kamu juga bisa melakukan power nap di siang hari. Tidur singkat sekitar 15–20 menit pada waktu istirahat siang terbukti membantu mengembalikan energi dan meningkatkan fokus. Banyak ahli kesehatan menyebut tidur singkat ini efektif mengurangi kantuk selama puasa.
Selain itu, penting mengatur asupan makan dan minum saat malam hari. Hindari konsumsi kafein berlebihan seperti kopi atau teh menjelang tidur karena dapat membuat sulit terlelap. Pilih makanan ringan dan cukup air putih agar tubuh tetap terhidrasi tanpa mengganggu kualitas tidur.
Perhatikan juga penggunaan gawai sebelum tidur. Paparan cahaya layar ponsel dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berperan dalam rasa kantuk. Mengurangi penggunaan gadget sekitar 30 menit sebelum tidur dapat membantu tidur lebih nyenyak.
Terakhir, usahakan konsisten dengan jadwal harian. Walau jadwal berubah, biasakan waktu tidur dan bangun yang relatif sama setiap hari selama Ramadan. Tubuh akan lebih mudah beradaptasi sehingga tidak mudah lelah.
Dengan pola tidur yang teratur, puasa tidak akan mengganggu produktivitas. Justru, tubuh tetap segar menjalani ibadah sekaligus aktivitas harian, sehingga Ramadan dapat dilalui dengan lebih nyaman dan sehat.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pola Tidur Bulan Ramadan Malam Hari Tips Kesehatan











