Ilustrasi - membaca Kitab Suci Al-Qur`an, salah satu amalan ringan yang bisa dilakukan setiap hari di Bulan Ramadan (Foto: Pexels/Abdulmeilk Aldawsari)
Jakarta, Jurnas.com - Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbanyak ibadah.
Banyak orang mengira amalan di bulan puasa harus selalu berat dan membutuhkan waktu panjang, padahal Islam justru mengajarkan konsistensi dalam amalan kecil yang dilakukan terus-menerus.
Para ulama menjelaskan, amalan yang dilakukan secara rutin meski sedikit lebih dicintai daripada yang besar namun jarang dilakukan. Prinsip ini membuat setiap Muslim tetap bisa meraih pahala Ramadan walau memiliki kesibukan pekerjaan maupun aktivitas harian.
Salah satu amalan paling mudah adalah memperbanyak dzikir. Ucapan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir bisa dibaca kapan saja, bahkan saat perjalanan, menunggu waktu berbuka, atau setelah salat. Dzikir menjadi cara sederhana untuk menjaga hati tetap ingat kepada Allah di tengah aktivitas.
Kemudian membaca Al-Qur`an setiap hari. Tidak harus langsung satu juz, cukup beberapa ayat secara konsisten setelah Subuh atau Maghrib. Banyak ulama menganjurkan membaca walau sebentar karena keberkahan Ramadan sangat berkaitan dengan Al-Qur`an yang pertama kali diturunkan pada bulan ini.
Amalan berikutnya adalah bersedekah. Sedekah tidak selalu berupa uang besar. Memberi takjil, air minum, atau makanan kecil kepada orang yang berbuka puasa sudah termasuk amal yang dianjurkan. Bahkan memberi makan orang berpuasa disebut memiliki pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya.
Niat Shalat dalam Hati, Apakah Sudah Sah?
Selain itu, umat Muslim dianjurkan menjaga lisan. Menghindari gosip, marah, dan perdebatan termasuk ibadah karena inti puasa bukan hanya menahan makan, tetapi juga menahan sikap dan perkataan. Rasulullah mengingatkan bahwa orang berpuasa hendaknya berkata baik atau memilih diam.
Amalan lain yang ringan adalah berdoa menjelang berbuka. Waktu berbuka diyakini sebagai salah satu waktu mustajab. Karena itu, banyak ulama menganjurkan memperbanyak doa, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun sesama.
Tidak kalah penting adalah salat sunnah, terutama salat dhuha dan tarawih. Meski singkat, ibadah ini menjadi pelengkap ibadah wajib. Bahkan dua rakaat dhuha sudah termasuk sedekah bagi seluruh anggota tubuh manusia.
Terakhir, memperbanyak istighfar. Memohon ampunan dapat dilakukan kapan saja dan menjadi amalan paling mudah. Ramadan dikenal sebagai bulan ampunan sehingga memperbanyak istighfar menjadi kebiasaan yang sangat dianjurkan.
Dengan menjalankan amalan-amalan ringan tersebut secara konsisten, Ramadan tidak terasa berat tetapi tetap penuh makna. Kunci utamanya bukan banyaknya amalan, melainkan keikhlasan dan kesinambungan dalam melakukannya setiap hari.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Amalan Ringan Bulan Ramadan Bulan Puasa Setiap Hari











