Jum'at, 13/02/2026 18:32 WIB

Tiga Bersaudara Tewas Sekaligus dalam Serangan Drone Rusia





Tiga bersaudara asal Ukraina, termasuk seorang anak berusia delapan tahun, tewas di dekat garis depan timur.

Serangan drone Rusia di Ukraina (Foto: Reuters)

Kyiv, Jurnas.com - Tiga bersaudara asal Ukraina, termasuk seorang anak berusia delapan tahun, tewas di dekat garis depan timur. Sementara serangan drone Rusia di salah satu pelabuhan Laut Hitam dekat Odesa menewaskan satu orang dan melukai enam lainnya, kata pejabat Ukraina pada Jumat (13/2).

Jaksa wilayah Donetsk menyebut serangan pada Kamis (12/2) malam itu juga melukai ibu dan nenek dari ketiga bersaudara tersebut, dua di antaranya berusia 19 tahun.

Pelabuhan-pelabuhan Ukraina di Laut Hitam merupakan jalur ekspor maritim utama yang sangat penting bagi perdagangan luar negeri dan keberlangsungan ekonomi negara itu di masa perang.

Moskow disebut meningkatkan serangan terhadap pelabuhan dan infrastruktur energi, sementara Kyiv juga menargetkan fasilitas minyak Rusia ketika upaya perdamaian yang dipimpin Amerika Serikat mengalami kebuntuan.

"Rusia melancarkan serangan besar terhadap infrastruktur pelabuhan dan jalur kereta api," tulis Wakil Perdana Menteri Oleksiy Kuleba melalui Telegram dikutip dari The Straits Times.

Dia mengatakan serangan tersebut merusak infrastruktur milik sebuah perusahaan, gudang pupuk, serta sejumlah kendaraan termasuk gerbong angkutan barang, dan memicu kebakaran.

Otoritas Pelabuhan Laut Ukraina tidak menyebut nama pelabuhan yang diserang, namun menyatakan lokasi itu berada di salah satu dari tiga pelabuhan di sekitar Odesa dan masih tetap beroperasi meskipun mengalami kerusakan.

Angkatan Udara Ukraina melaporkan Rusia meluncurkan total 154 drone dan satu rudal balistik dalam serangan semalam. Sistem pertahanan udara berhasil menembak jatuh atau menetralisir 111 drone.

Gubernur Odesa, Oleh Kiper, menambahkan bahwa infrastruktur energi, industri, dan permukiman warga di wilayah tersebut juga menjadi sasaran. Dia menyebut serangan itu menyebabkan gangguan besar pada pasokan listrik, pemanas, dan air.

Perusahaan energi swasta terbesar Ukraina, DTEK, mengatakan kerusakan pada infrastruktur energi di kota tersebut sangat serius dan perbaikan diperkirakan memerlukan waktu lama, tanpa menyebut fasilitas mana yang terkena dampak.

Selain itu, menurut Kuleba, infrastruktur perkeretaapian di wilayah Dnipropetrovsk di tenggara Ukraina juga dilaporkan diserang dalam 24 jam terakhir.

KEYWORD :

Serangan Rusia Odesa Drone Rusia Ukraina Infrastruktur pelabuhan Ukraina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :