Jum'at, 13/02/2026 14:39 WIB

Polemik Survey Indikator, Pengamat SDI: Kebenaran Statistik Bisa Diuji





Sebagai sebuah negara yang demokrasi, masyarakat silahkan saja bersuara, karena suara suara rakyat itu sangat diperlukan

Pengamat Komunikasi Politik dari Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih. Foto: dok. jurnas

JAKARTA, Jurnas.com - Beberapa hari yang lalu Lembaga Survey Indikator merilis hasil survey terhadap Tingkat kepuasaan Masyarakat atas pemerintahan Prabowo yang mencapai 79,9 % menyampaikan rasa puas.

Data diambil pada pertengahan Januari 2026, tepatnya 15-21 Januari 2026 dengan 1220 responden berusia 17 tahun ke atas, margin of error dikisaran +/-2,9%.

Hasil survey tersebut mendapat beragam komentar dan bahkan menjadi perdebatan hangat masyarakat, terutama di media sosial.

Pengamat Komunikasi Politik dari Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih menyampaikan bahwa hasil survey tersebut cukup mengagetkan, tetapi sebagai sebuah lembaga survey Indikator sudah teruji bertahun tahun.

Menurutnya, angka-angka dalam hitungan statistik itu bisa diuji kebenarannya, walaupun banyak masyarakat terpengaruh oleh berita di media sosial yang cenderung bernada miring.

“Memang agak sulit menjelaskan karena banyaknya bias informasi yang terjadi belakangan ini, karena Survey memiliki metode sendiri, mungkin bagi masyarakat yang pernah menyusun skripsi, thesis ataupun disertasi tidak asing dengan survey,” ujar Frans Saragih di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

“Tapi yang terpenting dari itu kita bisa menyaksikan bahwa pergerakan nilai kepuasan publik terhadap Prabowo pada saat pemerintahan berlangsung 1 tahun di Oktober 2025 dan yang baru tidak mengalami perubahan yang cukup besar, apalagi ini baru awal tahun 2026,” lanjutnya.

Frans mengakui dunia media sosial memang ramai berita-berita miring, tapi perlu diingat itu belum tentu mewakili semua sisi lapisan masyarakat. Banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari Makan Bergizi Gratis (MBG), pemberantasan korupsi, dan kebijakan Presiden Prabowo lainnya.

“Selain itu terlihat Prabowo selalu membuka diri terhadap ruang dialog dengan berbagai pihak, dan masyarakat melihat itu sebagai hal yang positif,” ungkap Frans.

Meskipun demikian, kata Frans, sebagai sebuah negara yang demokrasi, masyarakat silahkan saja bersuara, karena suara suara rakyat itu sangat diperlukan negara dalam menjalankan pemerintahan, sebagai penyeimbang.

“Saya berharap pemerintah terus mendengarkan suara rakyat agar dapat memahami berbagai persoalan yang ada di lapangan, karena permasalahan di tiap lapisan itu berbeda-beda,” katanya.

“Pencapaian itu diharapkan semakin memotivasi pemerintah bahwa rakyatnya mencintai Prabowo untuk selalu berbuat lebih untuk menciptakan sebuah negara yang sejahtera,” pungkas Frans.

KEYWORD :

Survey Indikator Frans Saragih Kepuasan masyarakat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :