Aplikasi perpesanan WhatsApp terlihat di layar ponsel (Foto: Reuters)
San Francisco, Jurnas.com - WhatsApp menuding pemerintah Rusia berupaya memblokir sepenuhnya aplikasi pesan instan tersebut di dalam negeri, dalam usaha mendorong pengguna beralih ke layanan domestik yang dikendalikan negara, yang berpotensi berdampak pada sekitar 100 juta orang.
Moskow selama ini berupaya mengarahkan warga Rusia untuk memakai layanan online dalam negeri yang lebih ketat pengawasannya oleh pemerintah.
Rusia juga telah mengancam sejumlah platform internet dengan pembatasan kecepatan atau larangan total, apabila tidak mematuhi undang-undang Rusia, termasuk aturan yang mewajibkan data pengguna asal Rusia disimpan di dalam negeri.
"Hari ini pemerintah Rusia berupaya memblokir WhatsApp sepenuhnya sebagai upaya untuk mengarahkan orang ke aplikasi pengawasan milik negara," demikian tulisan WhatsApp di platform X, dikutip dari pernyataan resmi dikutip dari Arab News pada Kamis (12/2).
"Berusaha mengisolasi lebih dari 100 juta pengguna dari komunikasi yang privat dan aman adalah langkah mundur dan hanya akan mengurangi keselamatan bagi warga di Rusia," WhatsApp menambahkan.
WhatsApp menekankan pihaknya terus melakukan segala upaya agar para pengguna tetap dapat terhubung satu sama lain.
Kelompok pengkritik dan pegiat hak asasi mengatakan pembatasan tersebut merupakan upaya terang-terangan Kremlin untuk memperluas kontrol dan pengawasan terhadap penggunaan internet di Rusia, seiring tindakan keras yang menyasar perbedaan pendapat di tengah ofensif Rusia di Ukraina.
Perkembangan terbaru ini muncul setelah Badan Pengawas Internet Rusia (Roskomnadzor) sehari sebelumnya mengumumkan bakal memberlakukan pembatasan bertahap terhadap platform pesan Telegram, yang menurutnya belum mematuhi undang-undang setempat.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
WhatsApp diblokir Rusia kontrol internet Rusia pembatasan Telegram Rusia



























