Mantan Mendagri Korea Selatan, Lee Sang-min (Foto: Hankyoreh)
Seoul, Jurnas.com - Pengadilan Korea Selatan pada Kamis (12/2) menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara kepada mantan Menteri Dalam Negeri Lee Sang-min, atas tuduhan berperan penting dalam kasus yang terkait dengan deklarasi darurat militer oleh mantan presiden Yoon Suk Yeol pada Desember 2024.
Pengadilan Distrik Pusat Seoul menyatakan pejabat 61 tahun itu bersalah karena ikut terlibat dalam upaya pemberontakan, dengan meneruskan instruksi kepada kepolisian dan badan pemadam kebakaran untuk memutus pasokan listrik dan air ke sejumlah kantor media.
Selain itu, hakim menilai Lee juga melakukan sumpah palsu karena menyangkal tindakannya tersebut saat proses pemakzulan Yoon berlangsung.
"Penggunaan kekuatan fisik terhadap media yang kritis terhadap pemerintah melemahkan oposisi publik terhadap insurrei, sehingga memudahkan rencana tersebut berjalan," kata Hakim Ryu Kyung-jin dalam putusannya dikutip dari The Straits Times.
Jaksa khusus pada Januari menuntut hukuman 15 tahun penjara, dengan alasan mantan menteri itu memainkan peran krusial dalam memungkinkan insurrei terjadi, tuduhan yang dibantah Lee. Lee telah ditahan sejak Agustus setelah pengadilan menyetujui permintaan penangkapannya.
Lee menjadi anggota kedua kabinet Yoon yang dijatuhi hukuman terkait deklarasi darurat militer tersebut, setelah mantan perdana menteri Han Duck-soo dijatuhi hukuman 23 tahun penjara pada Januari.
Lee Sang-min adalah seorang pengacara dan politisi Korea Selatan yang pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dan Keamanan dari 12 Mei 2022 hingga pengunduran dirinya pada 8 Desember 2024.
Dia sebelumnya berkarier sebagai hakim dan pengacara, serta dikenal sebagai salah satu tokoh hukum terkemuka yang ditunjuk oleh pemerintahan Presiden Yoon Suk Yeol untuk memegang kewenangan dalam urusan keamanan domestik dan administrasi publik.
Jabatannya sebagai menteri berlangsung lebih dari dua setengah tahun hingga krisis darurat militer pada Desember 2024, yang kemudian menarik perhatian publik dan aparat hukum.
Setelah keputusan kontroversial tersebut, Lee menghadapi penyelidikan intensif, termasuk penggeledahan rumah dan kantor oleh jaksa khusus dan akhirnya ditangkap serta didakwa terkait perannya dalam percobaan pemberlakuan darurat militer yang kemudian dibatalkan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Darurat militer Korea Selatan Lee Sang-min dipenjara Mendagri Korsel



























