Kamis, 12/02/2026 17:11 WIB

Wabah Campak di Meksiko Tewaskan 28 Orang Sejak 2025





Menteri Kesehatan Meksiko David Kershenobich mengumumkan bahwa sedikitnya 28 orang telah meninggal akibat wabah campak yang mulai merebak sejak 2025.

Wabah campak di Meksiko (Foto: Reuters)

Mexico City, Jurnas.com - Menteri Kesehatan Meksiko David Kershenobich mengumumkan bahwa sedikitnya 28 orang telah meninggal akibat wabah campak yang mulai merebak sejak 2025.

Otoritas kesehatan mencatat total 9.074 kasus campak hingga saat ini, berdasarkan data resmi yang disampaikan dalam konferensi pers pagi Presiden Claudia Sheinbaum pada Rabu (11/2).

Pemerintah menyatakan memiliki sekitar 28 juta dosis vaksin campak yang siap didistribusikan untuk menekan penyebaran penyakit tersebut, sebagaimana dikutip dari The Straits Times pada Kamis (12/2).

Sheinbaum menegaskan jumlah vaksin itu “cukup, bahkan akan ada sisa”, sehingga masyarakat diharapkan segera memanfaatkan program imunisasi.

Data resmi juga menunjukkan Meksiko saat ini memiliki angka kumulatif 6,7 kasus campak per 100.000 penduduk.

Meski wabah masih berlangsung, Sheinbaum mengatakan pemerintah belum mempertimbangkan langkah-langkah luar biasa terkait Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama Amerika Serikat dan Kanada.

Dia menambahkan untuk sementara tidak ada kebijakan khusus yang disiapkan untuk ajang internasional tersebut.

Campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebar sangat cepat melalui percikan batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi juga bisa menular ke orang dewasa yang belum pernah divaksin.

Gejala campak biasanya diawali demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, lalu muncul ruam di seluruh tubuh. Vaksinasi menjadi langkah pencegahan paling efektif karena dapat melindungi individu sekaligus mencegah wabah meluas di masyarakat.

KEYWORD :

Wabah campak Meksiko Kasus campak 2025 Vaksin campak Meksiko




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :