Kamis, 12/02/2026 16:27 WIB

Dua Kasus Ini Bikin Warga Jepang Rugi Rp35 Triliun sepanjang 2025





Warga Jepang mengalami kerugian hingga menembus rekor 324,11 miliar yen (sekitar Rp35 triliun) sepanjang 2025

Ilustrasi investasi bodong (Foto: Pexels)

Tokyo, Jurnas.com - Warga Jepang mengalami kerugian hingga menembus rekor 324,11 miliar yen (sekitar Rp35 triliun) sepanjang 2025 akibat investasi bodong dan cinta palsu di media sosial, serta berbagai bentuk fraud lainnya.

Angka ini melonjak 62,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut data kepolisian yang dirilis pada Kamis (12/2), sebagaimana dikutip dari The Straits Times.

Badan Kepolisian Nasional Jepang mencatat jumlah kasus penipuan investasi lewat media sosial hampir dua kali lipat menjadi 9.538 kasus. Total uang yang dicuri dari modus ini mencapai 127,47 miliar yen, naik 46,3 persen dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan kelompok usia, korban terbanyak berasal dari kalangan berusia 50-an, disusul mereka yang berusia 60-an dan 40-an, menunjukkan kelompok usia produktif menjadi target utama pelaku.

Untuk penipuan romansa di media sosial, pelaku menggunakan identitas palsu untuk membangun kepercayaan dan hubungan emosional. Jumlah kasusnya meningkat menjadi 5.604 atau naik 46,5 persen. Nilai kerugian juga bertambah 37,8 persen menjadi 55,22 miliar yen.

Korban terbanyak kembali berasal dari kelompok usia 50-an, diikuti usia 40-an dan 60-an. Data juga menunjukkan lebih dari 30 persen kasus romansa scam melibatkan aplikasi kencan.

Sementara itu, kasus yang dikategorikan sebagai `special fraud`, yaitu penipuan dengan menyamar sebagai kerabat atau pejabat, menghasilkan rekor 141,42 miliar yen, hampir dua kali lipat dibanding 2024.

Sekitar 70 persen dari total kerugian special fraud berasal dari modus pelaku yang berpura-pura sebagai anggota polisi untuk meyakinkan korban.

Jumlah kasus special fraud naik 31,9 persen menjadi 27.758 kasus. Dalam sekitar 60 persen kejadian, korban diarahkan untuk mengirim uang melalui sistem perbankan online atau mesin ATM.

KEYWORD :

penipuan Jepang 2025 investasi bodong cinta palsu medsos




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :