Rabu, 11/02/2026 16:43 WIB

Penembakan di SMA Kanada Tewaskan 10 Orang, Pelaku Bunuh Diri





Insiden penembakan brutal di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Kanada pada Selasa (10/2) kemarin memakan 10 korban jiwa, termasuk pelaku penembakan

Ilustrasi kasus penembakan (Foto: Jurnas/Ist)

Ottawa, Jurnas.com - Insiden penembakan brutal di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Kanada pada Selasa (10/2) kemarin memakan 10 korban jiwa, termasuk pelaku penembakan. Ini merupakan peristiwa paling mematikan di negara itu dalam beberapa dekade terakhir.

Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan enam korban ditemukan meninggal di dalam sekolah di Kota Tumbler Ridge, British Columbia. Dua korban lainnya ditemukan tewas di sebuah rumah yang diduga terkait dengan insiden tersebut, sementara satu orang meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sedikitnya dua orang dirawat di rumah sakit dengan luka serius atau mengancam nyawa. Polisi juga menyebut hingga 25 orang lainnya menerima perawatan untuk luka yang tidak mengancam nyawa.

Pelaku penembakan juga ditemukan meninggal dengan dugaan luka akibat bunuh diri. Polisi memastikan tidak ada tersangka lain atau ancaman lanjutan terhadap publik, sebagaimana dikutip dari The Straits Times pada Rabu (11/2).

Perdana Menteri British Columbia David Eby hampir tak bisa berkata-kata atas kejadian ini. Menurut dia, tragedi semacam itu biasanya terasa terjadi jauh dari lingkungan mereka.

Polisi tak banyak merilis rincian tentang pelaku, selain menyebut pelaku digambarkan sebagai perempuan, sesuatu yang dinilai tidak biasa karena sebagian besar penembakan massal di Amerika Utara dilakukan oleh laki-laki.

Sementara itu, penembak aktif dari polisi menyebut tersangka seorang perempuan mengenakan gaun dengan rambut cokelat. Superintendent Ken Floyd kemudian mengonfirmasi bahwa orang yang dimaksud ialah adalah sosok yang ditemukan meninggal di sekolah.

Polisi belum memastikan berapa banyak korban yang masih berusia di bawah umur.

Tumbler Ridge merupakan kota terpencil dengan populasi sekitar 2.400 orang, terletak di kaki Pegunungan Rocky di British Columbia utara, sekitar 1.155 km dari Vancouver.

Tumbler Ridge Secondary School memiliki sekitar 160 siswa dari kelas tujuh hingga 12, dengan rentang usia 12 sampai 18 tahun, menurut situs resmi sekolah.

Sekolah ditutup hingga akhir pekan ini, dan layanan konseling akan disediakan bagi siswa maupun warga yang membutuhkan.

Pejabat menyebut kepolisian setempat yang kecil tiba di lokasi hanya dua menit setelah menerima panggilan, dan proses identifikasi serta pemeriksaan korban masih berlangsung beberapa jam setelah kejadian.

Menteri Keamanan Publik British Columbia Nina Krieger menyebut komunitas itu sangat erat dan respons cepat aparat kemungkinan menyelamatkan banyak nyawa.

Menanggapi tragedi ini, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menunda pengumuman strategi industri pertahanan yang dijadwalkan di Halifax pada Rabu, serta membatalkan perjalanan ke Jerman untuk menghadiri Konferensi Keamanan Munich.

Carney menyatakan dirinya sangat terpukul atas penembakan mengerikan di Tumbler Ridge dan menyampaikan belasungkawa terdalam bagi keluarga serta teman korban.

KEYWORD :

Penembakan sekolah Kanada Tragedi Tumbler Ridge Korban massal British Columbia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :