Senin, 09/02/2026 21:01 WIB

Konsolnas 2026, Mendikdasmen Pastikan Program Tahun Lalu Berlanjut





Menteri Mu`ti memastikan bahwa program-program yang telah berjalan pada tahun sebelumnya akan tetap berlanjut pada tahun ini.

Pembukaan Konsolnas 2026 (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti memaparkan sejumlah capaian program sepanjang 2025 dan berbagai rencana program 2026 di depan para kepala dinas pendidikan se-Indonesia, dalam kegiatan Konsolidasi Nasional Pendidikan dan Menengah di Depok, Jawa Barat pada Senin (9/2).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Mu`ti memastikan bahwa program-program yang telah berjalan pada tahun sebelumnya akan tetap berlanjut pada tahun ini.

Terdapat berbagai program yang telah berjalan sepanjang 2025. Pertama, program peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan, yang meliputi pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG), peningkatan kualifikasi guru S1/D4, dan pelatihan.

Usai berhasil menjangkau 804.157 guru tahun lalu, PPG tahun ini menargetkan 41.692 guru. Lalu, peningkatan kualifikasi guru ditambah menjadi 150.465 orang dari sebelumnya 12.500 guru. Adapun pelatihan guru bakal menyasar 58.250 orang.

"Guru tidak hanya melalui pelatihan Pembelajaran Mendalam namun juga coding, AI, bimbingan konseling, dan pelatihan lain untuk meningkatkan potensi guru," kata Mendikdasmen.

Kedua, program tunjangan guru ASN dan non-ASN. Tahun ini, terdapat peningkatan jumlah penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) menjadi 1.684.063 orang, Tunjangan Khusus Guru (TKG) menjadi 65.871 orang. Sementara itu, Dana Tambahan Penghasilan (DTP) menargetkan 22.728 guru.

Sementara itu untuk tunjangan guru non-ASN, TPG bakal menyasar 392.870 guru, TKG untuk 28.892 guru, dan bantuan insentif yang menargetkan 377.143 guru.

"Tunjangan sertifikasi non-ASN dinaikkan dari 1,5 juta menjadi 2 juta. Untuk ASN nilainya sebesar gaji pokok. 2026 insentif guru non-ASN menjadi Rp400 ribu per bulan," ujar dia.

Ketiga, program Revitalisasi Sekolah. Tahun lalu, program ini menjangkau 16.167 satuan pendidikan dari target 10.440 sekolah, yang tersebar di 38 provinsi. Adapun tahun ini, targetnya ditingkatkan menjadi 11.655 satuan pendidikan, dan pembangunan unit sekolah baru sebanyak 89 unit.

"Kami berkomitmen melanjutkan program yang sudah ada pada 2025. Yang sudah kami lakukan akan kami tingkatkan. Sehingga 2025 kita sudah mencapai banyak hal, yang alhamdulillah sudah mulai terlihat hasilnya dan dampaknya terkait peningkatan sarana dan prasarana," dia menambahkan.

KEYWORD :

Konsolnas 2026 Menteri Abdul Mu`ti Program Pendidikan Dasar dan Menengah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :