Senin, 09/02/2026 17:48 WIB

Dapur MBG Belum Jelas, BPJPH Diminta Berhenti Prioritaskan Citra Global





Kita enggak perlu show tentang KFC kita harus halalkan, ditantang oleh Presiden Amerika. Tempat kita sendiri (masih bermasalah).

Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam. (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Aprozi Alam meminta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berhenti memprioritaskan citra global, seperti mengurus sertifikasi halal KFC di Amerika Serikat, jika ekosistem halal dalam negeri khususnya untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum beres.

Hal ini ditegaskan Aprozi dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kepala BPJPH, Senin (9/2).

Menurut dia, ironis jika BPJPH sibuk unjuk gigi di luar negeri sementara dapur program unggulan Presiden Prabowo Subianto justru luput dari pengawasan halal.

“Kita enggak perlu show tentang KFC kita harus halalkan, ditantang oleh Presiden Amerika. Tempat kita sendiri (masih bermasalah). Unggulan Bapak Presiden tentang Dapur MBG, saya masih meragukan (kehalalannya),” tegas Aprozi.

Keraguan dia didasarkan pada temuan di daerah pemilihannya, Lampung. Ia menemukan rantai pasok untuk dapur umum MBG, mulai dari juru sembelih hingga dapur pengolahannya, sama sekali belum bersertifikat halal.

“Belum satupun yang saya temukan di Dapil saya tukang potongnya punya sertifikat halal. Apakah ayam itu betul-betul ayam mati atau ayam mati kemarin? Ini menjadi pertanyaan,” cecarnya.

Maka dari itu, Politisi Golkar ini memperingatkan bahwa ketiadaan sertifikasi di hulu tidak hanya melanggar syariat, tetapi juga berisiko pada keamanan pangan yang berujung kasus keracunan. Pun, ia mendesak BPJPH segera mewajibkan sertifikasi halal bagi seluruh pemasok MBG sebelum mengejar target internasional.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VIII Aprozi Alam Dapur MBG   Kepala BPJPH




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :