Senin, 09/02/2026 10:32 WIB

PM Republik Ceko Dukung Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 15 Tahun





Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis mendukung larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun

Perdana Menteri Republik Ceko, Andrej Babis (Foto: Reuters)

Praha, Jurnas.com - Perdana Menteri Republik Ceko Andrej Babis mendukung larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun, dengan mencontoh langkah Prancis yang mulai membatasi akses pengguna muda.

Dalam pesan video yang diunggah di platform X pada 8 Februari, Babis menilai media sosial sangat berbahaya bagi anak-anak.

"Para ahli yang saya kenal mengatakan bahwa ini sangat merusak anak-anak. Sangat merusak," kata Babis dikutip dari The Straits Times pada Senin (9/2).

Namun, Babis tidak menjelaskan langkah konkret apa yang akan diambil pemerintahnya maupun kapan kebijakan tersebut bisa diterapkan.

Jika Republik Ceko melanjutkan rencana ini, negara tersebut akan bergabung dengan sejumlah negara Eropa lain yang kini mendorong pembatasan media sosial bagi anak di bawah umur. Kebijakan semacam ini berpotensi membatasi jutaan pengguna muda dari platform yang dianggap regulator bersifat adiktif dan merugikan kesehatan mental.

Selain itu, pembatasan juga dapat memukul pendapatan iklan perusahaan media sosial yang selama ini bergantung pada basis pengguna besar, termasuk remaja.

Australia menjadi negara pertama yang menerapkan kebijakan larangan semacam ini, mencakup layanan seperti Instagram dan Facebook milik Meta, Snap, X milik Elon Musk, TikTok, serta YouTube milik Google.

Di Eropa, Spanyol menjadi negara terbaru yang mengusulkan larangan serupa. Perdana Menteri Pedro Sanchez sebelumnya mengkritik perilaku perusahaan media sosial dalam sebuah pidato.

Setidaknya 10 negara lain seperti Prancis, Inggris, Portugal, Denmark, Yunani, Norwegia, Polandia, Austria, Irlandia, dan Belanda, bersama Uni Eropa, juga tengah mempertimbangkan berbagai bentuk pembatasan akses media sosial bagi anak-anak.

KEYWORD :

larangan media sosial anak PM Ceko Andrej Babis pembatasan platform digital




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :