Senin, 09/02/2026 09:00 WIB

Kelompok Separatis Menangkan Pemungutan Suara Ulang Pilpres Serbia





Sinisa Karan sebagai sekutu dekat pemimpin separatis Serbia Bosnia, Milorad Dodik, menang dalam pemungutan suara ulang sebagian di Serbia

Sinisa Karan memenangkan pemungutan suara ulang pilpres Serbia (Foto: Reuters)

Sarajevo, Jurnas.com - Sinisa Karan sebagai sekutu dekat pemimpin separatis Serbia Bosnia, Milorad Dodik, menang dalam pemungutan suara ulang sebagian pada Minggu (8/2) kemarin untuk pemilihan presiden Republik Serbia.

Dikutip dari The Straits Times pada Senin (9/2), pemungutan suara ulang ini digelar karena adanya ketidakberesan dalam pemungutan suara asli pada November lalu.

Karan dari partai berkuasa SNSD juga menjadi pemenang dalam pemilu November untuk jabatan yang sebagian besar bersifat seremonial tersebut.

Lawannya, Branko Blanusa dari Partai Demokrat Serbia, mengakui kekalahan dalam pemungutan ulang Minggu ini, namun menuduh partai penguasa melakukan pembelian suara dan rekayasa pemilu.

"Mulai sekarang saya adalah presiden bagi kalian semua, bagi seluruh warga Republika Srpska," kata Sinisa Karan dalam konferensi pers.

Komisi pemilihan pusat Bosnia diperkirakan akan merilis hasil sementara pemungutan suara tersebut pada hari yang sama.

Pemungutan suara ulang ini hanya mencakup sebagian kecil pemilih, yakni 136 tempat pemungutan suara dan sekitar 85.000 pemilih yang memenuhi syarat. Namun hasil ketat pada November membuka kemungkinan pemungutan ulang ini dapat mengubah hasil akhir.

Masa jabatan Karan akan berlangsung hingga pemilihan umum yang dijadwalkan pada Oktober.

Pemilu pada November digelar setelah Dodik, mantan presiden wilayah tersebut, dicopot dari jabatannya dan dilarang berpolitik selama enam tahun karena menentang keputusan utusan perdamaian internasional serta Mahkamah Konstitusi Bosnia.

Bosnia terdiri dari dua wilayah otonom, yakni Republik Serbia yang didominasi etnis Serbia, serta Federasi yang dihuni bersama oleh Kroasia dan Bosnia Muslim, yang keduanya berada di bawah pemerintahan pusat yang lemah.

Karan, mantan menteri pemerintah di Republik Serbia, berkampanye untuk melanjutkan kebijakan separatis Dodik yang selama ini menghambat reformasi politik di Bosnia.

"Ini adalah malam ketika kita memulai lagi untuk melakukan apa yang telah kita lakukan selama 23 tahun terakhir tetapi dengan semangat yang lebih kuat," ujar dia.

Blanusa, seorang profesor universitas, merupakan pendatang baru di dunia politik dan didukung oleh sebagian besar partai oposisi Serbia.

KEYWORD :

pilpres Serbia Sinisa Karan Milorad Dodik separatis Serbia Bosnia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :