Jum'at, 06/02/2026 22:05 WIB

5 Dampak Positif Rutin Minum Air Hangat yang Jarang Disadari





Minum air merupakan kebutuhan dasar tubuh. Sekitar 60% komposisi tubuh manusia terdiri dari air, yang berperan penting dalam mengatur suhu dan membuang limbah

Ilustrasi air hangat (Foto: Health)

Jakarta, Jurnas.com - Minum air merupakan kebutuhan dasar tubuh. Sekitar 60% komposisi tubuh manusia terdiri dari air, yang berperan penting dalam mengatur suhu, membuang limbah metabolisme, mengangkut nutrisi, hingga menjaga fungsi organ tetap optimal.

Salah satu kebiasaan yang cukup populer adalah minum air hangat secara rutin, terutama di pagi hari, menjelang tidur, atau saat tubuh terasa kurang nyaman.

Meski terdengar sederhana, kebiasaan ini ternyata bisa memberikan sejumlah efek positif bagi tubuh, asalkan dilakukan dengan suhu yang aman dan teratur.

Berikut ini lima dampak positif rutin minum air hangat dikutip dari Health pada Jumat (6/2):

1. Tubuh Tetap Terhidrasi

Manfaat utama minum air hangat sebenarnya sama dengan minum air pada suhu lain, yaitu membantu tubuh tetap terhidrasi. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, tergantung ukuran tubuh, aktivitas, serta lingkungan.

Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan konsumsi air harian sekitar 2–2,7 liter untuk perempuan dewasa dan 2,5–3,7 liter untuk laki-laki dewasa. Kebutuhan ini bisa dipenuhi melalui minuman maupun makanan yang kaya air.

Hidrasi yang baik sangat penting karena dapat mendukung fungsi otak, mencegah batu ginjal, mengurangi risiko konstipasi, dan membantu menjaga berat badan tetap sehat.

Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan air berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan obesitas.

Ditemukan pula bahwa meningkatkan konsumsi air dari 1,3 liter menjadi 2 liter per hari tanpa perubahan kalori dapat menurunkan tekanan darah sistolik, meningkatkan kadar air tubuh, serta memperbaiki penanda fungsi ginjal. Ini berarti, rutin minum air hangat bisa menjadi cara sederhana untuk menambah asupan cairan sekaligus melindungi kesehatan.

2. Membuat Nafsu Makan Meningkat

Meski risetnya masih terbatas, ada bukti awal bahwa minum air hangat atau panas dapat memengaruhi kontraksi lambung dan meningkatkan nafsu makan.

Konsumsi makanan dan rasa lapar lebih rendah untuk orang yang minum air dingin dibanding air hangat dan panas. Air dingin memperlambat kontraksi lambung sehingga menekan nafsu makan, sedangkan air panas mempercepat kontraksi dan dapat meningkatkan rasa lapar.

Karena itu, air hangat mungkin bermanfaat bagi orang dengan nafsu makan rendah atau yang sedang berusaha menaikkan berat badan. Namun, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan efek ini.

3. Meredakan Gejala Flu dan Pilek

Banyak orang secara alami mencari minuman hangat saat sakit, dan ini ada alasannya. Minum air panas dapat membantu meredakan gejala sementara seperti sakit tenggorokan, hidung tersumbat, sakit kepala, dan rasa menggigil.

Dikatakan bahwa minuman panas memperbaiki aliran udara di hidung serta mengurangi pilek, batuk, bersin, sakit tenggorokan, rasa lelah, dan menggigil pada penderita flu. Minuman suhu ruang hanya membantu sebagian gejala seperti batuk dan bersin.

Selain itu, penyakit seperti flu juga sering memicu dehidrasi, yang dapat memperburuk sakit kepala dan memperlambat pemulihan. Dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi, proses pemulihan bisa berlangsung lebih cepat.

4. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Air hangat juga sering dikaitkan dengan pencernaan yang lebih baik. Salah satu penyebab utama masalah pencernaan adalah dehidrasi.

Kurangnya cairan dapat menyebabkan konstipasi karena pergerakan feses melambat dan tinja menjadi lebih kering serta keras. Orang yang cukup minum air memiliki risiko sembelit lebih rendah.

Dehidrasi juga dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma usus, sehingga tubuh lebih sulit melawan patogen dan menjaga sistem imun pencernaan tetap sehat.

5. Membuat Lebih Tenang dan Bahagia

Menariknya, suhu minuman juga dapat memengaruhi suasana hati. Sebuah penelitian menemukan bahwa peserta yang minum teh hangat pada suhu sekitar 65°C mengalami respons emosional yang lebih positif, seperti rasa bahagia dan puas, dibanding mereka yang minum minuman lebih dingin.

Minuman hangat dapat memberikan efek menenangkan dan nyaman secara psikologis. Selain itu, hidrasi yang buruk sendiri terbukti berdampak negatif pada mood, energi, dan performa mental.

Meski bermanfaat, air yang terlalu panas justru berisiko. Kebiasaan mengonsumsi minuman di atas 60°C berkaitan dengan peningkatan risiko kanker mulut dan kerongkongan.

Karena itu, suhu air hangat sebaiknya nyaman diminum, tidak sampai membuat mulut terasa terbakar.

KEYWORD :

manfaat minum air hangat efek air panas bagi tubuh risiko minuman terlalu panas




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :