Jum'at, 06/02/2026 09:16 WIB

Studi Ungkap Maniots, Populasi Yunani yang Terisolasi Sejak Zaman Perunggu





Studi terbaru mengungkap bahwa kelompok yang dikenal sebagai Deep Maniots telah terisolasi selama lebih dari seribu tahun

Struktur bangunan megalitik khas Deep Mani, yang ditandai dengan penggunaan balok-balok batu berukuran sangat besar (Foto: Live Science)

Jakarta, Jurnas.com - Sebuah wilayah terpencil di selatan Semenanjung Peloponnese, Yunani, ternyata menyimpan salah satu populasi paling unik secara genetik di Eropa. Studi terbaru mengungkap bahwa kelompok yang dikenal sebagai Deep Maniots telah terisolasi selama lebih dari seribu tahun.

Analisis DNA menunjukkan bahwa Deep Maniots dapat menelusuri garis keturunan mereka hingga Zaman Perunggu, dengan hubungan kuat ke Yunani kuno dan Romawi era Bizantium. Isolasi geografis dan struktur sosial patriarkal membuat genetika mereka nyaris tak tercampur selama berabad-abad.

Dikutip dari Live Science, wilayah Mani sendiri luput dari gelombang migrasi besar yang melanda Yunani pada awal Abad Pertengahan, termasuk invasi bangsa Slavia. Kondisi ini membuat komunitas Maniots berkembang terpisah dari dinamika demografi Eropa lainnya.

Dalam studi yang dipublikasikan di Communications Biology, peneliti menganalisis DNA lebih dari 100 Deep Maniots dan menemukan bahwa mereka membentuk semacam “pulau genetik”. Jejak isolasi historis tercermin jelas dalam komposisi genetik mereka hingga saat ini.

Penelitian pada kromosom Y menunjukkan frekuensi sangat tinggi dari satu garis keturunan langka yang berakar di wilayah Kaukasus sekitar 28.000 tahun lalu. Lebih dari separuh pria Maniots modern bahkan ditelusuri berasal dari satu leluhur laki-laki abad ke-7.

Sebaliknya, analisis DNA mitokondria mengungkap gambaran yang lebih beragam di garis keturunan ibu. Temuan ini menunjukkan adanya integrasi terbatas perempuan dari luar komunitas ke dalam masyarakat Maniots.

Para peneliti menilai pola tersebut konsisten dengan masyarakat patriarkal kuat, di mana garis laki-laki tetap menetap sementara perempuan sesekali datang dari luar. Struktur sosial ini turut membentuk keunikan genetik Deep Maniots.

Baik garis ayah maupun ibu juga menunjukkan efek pendiri, yakni kondisi ketika populasi terbentuk dari kelompok kecil leluhur. Akibatnya, variasi genetik menyempit dan menjadi semakin khas seiring waktu.

Studi ini memberikan gambaran langka tentang seperti apa genetika Yunani selatan sebelum pergolakan migrasi besar Eropa. Lebih jauh, temuan ini menegaskan bahwa komunitas terpencil masih menyimpan rekam jejak hidup sejarah manusia yang nyaris tak tersentuh zaman. (*)

KEYWORD :

Studi Genetik Deep Maniots Populasi Terisolasi DNA Maniots Yunani Kuno Zaman Perunggu




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :