Blakcberry memiliki banyak manfaat kesehatan (Foto: Health)
Jakarta, Jurnas.com - Blackberry bukan hanya buah kecil berwarna ungu gelap dengan rasa manis-asam yang segar. Di balik ukurannya yang sederhana, buah ini menyimpan kandungan nutrisi yang sangat kaya, mulai dari vitamin, mineral, serat, hingga antioksidan kuat.
Dikutip dari Health pada Kamis (5/2), jika dikonsumsi secara rutin, blackberry dapat memberi dampak positif bagi tubuh, terutama pada kesehatan pencernaan dan jantung.
Salah satu manfaat utama blackberry adalah kandungan seratnya yang tinggi. Dalam satu cangkir blackberry, terdapat hampir 8 gram serat, jumlah yang sudah mencakup sekitar 28 persen kebutuhan harian.
Serat sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat karena membantu bakteri baik di usus berkembang, memperkuat lapisan pelindung usus, serta mendukung buang air besar yang lebih teratur.
Pola makan tinggi serat juga sering dikaitkan dengan perlindungan terhadap gangguan pencernaan seperti divertikulitis dan bahkan kanker usus besar.
Selain serat, blackberry juga menyediakan berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Buah ini kaya vitamin C, folat, mangan, vitamin K, dan magnesium.
Folat merupakan vitamin B yang berperan dalam pembentukan sel darah merah serta proses pembelahan sel. Kebutuhan folat meningkat terutama pada ibu hamil karena mendukung perkembangan janin.
Vitamin C dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu sistem imun, sedangkan vitamin K penting untuk kesehatan tulang dan proses pembekuan darah.
Konsumsi blackberry secara teratur juga berpotensi menurunkan peradangan dalam tubuh. Blackberry mengandung senyawa fenolik seperti ellagic acid, quercetin, dan anthocyanin yang memberi warna ungu pekat pada buah ini.
Senyawa tersebut bekerja melawan radikal bebas dan membantu mengurangi stres oksidatif, yaitu kondisi ketika radikal bebas melebihi pertahanan antioksidan tubuh. Stres oksidatif sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan gangguan neurodegeneratif.
Penelitian menunjukkan bahwa blackberry termasuk salah satu buah beri dengan kadar antioksidan dan anthocyanin tertinggi dibandingkan jenis beri lainnya.
Senyawa aktif dalam blackberry juga dapat menghambat jalur inflamasi tertentu, seperti NF-κB, serta menurunkan protein pemicu peradangan. Efek ini berpotensi bermanfaat bagi orang dengan kondisi seperti rheumatoid arthritis atau penyakit radang usus.
Manfaat lain yang menonjol adalah perlindungan terhadap kesehatan jantung. Buah beri, termasuk blackberry, dikenal mengandung kombinasi serat dan anthocyanin yang mendukung fungsi kardiovaskular.
Beberapa studi menemukan konsumsi blackberry dapat menurunkan apolipoprotein B dan penanda inflamasi seperti CRP yang sering dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Pada saat yang sama, blackberry juga dapat meningkatkan kolesterol baik HDL serta apolipoprotein A, yang membantu HDL membersihkan kolesterol jahat LDL dari aliran darah.
Sebuah tinjauan penelitian pada 2021 juga menunjukkan bahwa makanan kaya anthocyanin, termasuk buah beri, berkaitan dengan penurunan risiko kejadian penyakit jantung hingga 27 persen dan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 9 persen.
Dari sisi kandungan gizi, blackberry termasuk buah rendah kalori namun padat nutrisi. Dalam satu cangkir blackberry mentah terdapat sekitar 62 kalori, 13,8 gram karbohidrat, 2 gram protein, dan hanya 0,7 gram lemak. Kandungan seratnya mencapai 7,6 gram, dengan gula alami sekitar 7 gram.
Buah ini juga memberikan vitamin C sekitar 34 persen kebutuhan harian, vitamin K 24 persen, folat 9 persen, serta mangan hingga 40 persen kebutuhan harian.
Serat dalam blackberry membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, mendukung kesehatan usus, dan berkontribusi pada kesehatan metabolik. Sayangnya, banyak orang dewasa masih kekurangan serat, dengan rata-rata konsumsi hanya sekitar 15 gram per hari, jauh di bawah rekomendasi 25–38 gram.
Secara keseluruhan, rutin mengonsumsi blackberry dapat memberikan manfaat luas bagi tubuh, mulai dari memperbaiki pencernaan, menurunkan peradangan, hingga membantu melindungi jantung.
Meski begitu, manfaat terbaik tetap akan diperoleh jika blackberry dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, bukan sebagai satu-satunya sumber nutrisi.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
manfaat blackberry buah tinggi antioksidan blackberry untuk jantung
























