Rabu, 04/02/2026 19:13 WIB

Prabowo Bahas LDPU hingga Kampung Haji saat Bertemu Ormas Islam





Terkait LPDU, Menag menyampaikan bahwa pengelolaan dana umat ke depan akan didorong agar lebih profesional dan transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan, terdapat sejumlah isu strategis yang dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto bersama pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan sejumlah kiai di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/02).

Di antara isu strategis yang dibahas dalam pertemuan ketiga antara Presiden Prabowo dengan ormas-ormas agama Islam ini ialah mengenai pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) dan pembangunan kampung haji di Arab Saudi.

Terkait LPDU, Menag menyampaikan bahwa pengelolaan dana umat ke depan akan didorong agar lebih profesional dan transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.

“Nanti mungkin akan ada semacam sentuhan-sentuhan manajemen dari para profesional, sehingga dengan demikian efisiensi, efektif akan kita himpun dana-dana umat itu sendiri untuk mereka sendiri,” kata Menag dalam keterangannya.

Pada pertemuan tersebut, Menag menyebut Presiden Prabowo membuka ruang komunikasi dan diskusi bersama para tokoh agama.

“Bapak Presiden menyetujui akan adanya komunikasi intensif dengan para tokoh-tokoh agama. Sangat terbuka tadi. Presiden juga kelihatan sangat menikmati diskusi dengan pimpinan-pimpinan keagamaan terutama para kiai, para ulama, pimpinan pondok pesantren tadi,” kata dia.

Menag juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan penjelasan dan informasi tentang perkampungan haji.

“Perkampungan haji perlu saya sampaikan bahwa ini keakraban Presiden kita dengan MBS (Muhammad bin Salman), sehingga kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti yang ada di Kota Makkah dan Madinah. Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia,” ujarnya.

Menurut Menag, pemerintah Arab Saudi juga telah memberikan keputusan resmi yang memungkinkan warga negara asing untuk membeli properti berupa tanah dan hotel di Makkah dan Madinah. Indonesia, lanjutnya, telah memperoleh lahan yang cukup luas untuk perkampungan haji.

“Kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas, itu mungkin hampir sekitar 60 hektare nanti, antara 1 sampai 3 kilometer dari Kabah. Tapi nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu,” kata Menag.

Menambahkan menambahkan pertemuan tersebut menjadi forum silaturahmi sekaligus dialog strategis antara Presiden dan para pemuka agama. Menurutnya, Kepala Negara tampak terbuka dan aktif berdiskusi dengan pimpinan ormas keagamaan yang hadir, sejalan dengan rencana untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan tokoh-tokoh agama ke depan.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia, pimpinan sejumlah pondok pesantren, dan tokoh-tokoh Islam di Indonesia ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (23/02/026) siang. (*)

 
KEYWORD :

Menteri Agama Nasaruddin Umar Prabowo Subianto Ormas Islam Kampung Haji




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :