Selasa, 03/02/2026 13:37 WIB

Tradisi Unik Menjelang Ramadan di Berbagai Daerah Indonesia





Di berbagai daerah, Ramadan selalu disambut dengan cara khas yang diwariskan turun-temurun.

Ilustrasi Tradisi Padusan untuk sambut Ramadan (Foto: Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)

Jakarta, Jurnas.com - Ramadan selalu menjadi momen penting bagi umat Islam di Indonesia. Selain diisi dengan peningkatan ibadah, datangnya bulan suci ini juga ditandai dengan berbagai tradisi yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Tradisi menyambut Ramadan tersebut diwariskan secara turun-temurun dan dijalankan dengan beragam cara di setiap daerah. Meski bentuknya berbeda, seluruh tradisi memiliki tujuan yang sama, yakni mempersiapkan diri secara lahir dan batin sebelum menjalani ibadah puasa.

Keberagaman tradisi ini menunjukkan kuatnya perpaduan antara nilai keagamaan dan budaya lokal di Indonesia. Berikut delapan tradisi menyambut Ramadan di Indonesia:

1. Padusan (Jawa)

Tradisi mandi bersama di sumber air menjelang Ramadan. Dimaknai sebagai upaya membersihkan diri sebelum berpuasa.

2. Megengan (Jawa)

Kegiatan doa bersama dan berbagi makanan, seperti kue apem. Tujuannya memperkuat silaturahmi dan menyambut Ramadan.

3. Dugderan (Semarang)

Tradisi penetapan awal Ramadan yang ditandai bunyi bedug dan meriam. Digelar sebagai pesta rakyat.

4. Malamang (Sumatera Barat)

Memasak lemang secara bersama-sama. Menjadi momen kebersamaan keluarga dan warga.

5. Balimau Kasai (Riau)

Mandi dengan air bercampur jeruk atau rempah. Melambangkan penyucian diri sebelum puasa.

6. Nyadran (Jawa)

Ziarah dan doa ke makam leluhur. Dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan pengingat nilai kebersamaan.

7. Munggahan (Jawa Barat)

Berkumpul dan makan bersama keluarga atau kerabat. Menandai persiapan memasuki bulan Ramadan.

8. Meugang (Aceh)

Memasak dan menyantap daging bersama keluarga. Menjadi simbol syukur menyambut Ramadan.

KEYWORD :

Tradisi Sambut Ramadan Ramadan di Indonesia Budaya Ramadan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :