Ilustrasi - cabai rawit (Foto: ISTIMEWA)
Jakarta, Jurnas.com - Cabai menjadi salah satu komoditas pangan yang nyaris tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Dari dapur rumahan hingga industri kuliner skala besar, cabai selalu hadir sebagai penentu rasa, aroma, dan karakter masakan. Sensasi pedas yang dihasilkan cabai bahkan kerap dianggap sebagai ciri khas masakan Nusantara.
Di Indonesia, cabai tidak hanya dikenal sebagai satu jenis tanaman. Ada beragam varietas cabai yang dibudidayakan dan dikonsumsi masyarakat, masing-masing memiliki tingkat kepedasan, bentuk, warna, serta kegunaan yang berbeda. Perbedaan ini membuat cabai bisa disesuaikan dengan kebutuhan masakan, mulai dari sambal, tumisan, hingga olahan berkuah.
Popularitas cabai juga dipengaruhi oleh faktor budaya dan kebiasaan makan. Beberapa daerah memiliki preferensi cabai tertentu, baik karena tingkat kepedasan maupun cita rasa yang dihasilkan.
Tak heran jika jenis cabai tertentu lebih dominan di wilayah tertentu, sementara jenis lainnya lebih umum digunakan secara nasional.
Berikut ini enam jenis cabai yang paling populer di Indonesia beserta ciri khasnya, yang sering dijumpai di pasar tradisional maupun modern.
1. Cabai Rawit
Cabai rawit dikenal dengan ukurannya yang kecil, namun memiliki tingkat kepedasan yang sangat tinggi. Warna cabai rawit bervariasi, mulai dari hijau, merah, hingga oranye saat matang. Cabai ini banyak digunakan sebagai bahan utama sambal dan sering dikonsumsi mentah sebagai pelengkap makanan.
PIHPS: Harga Cabai Rawit Rp55.000 per Kg
2. Cabai Merah Besar
Jenis cabai ini berukuran besar dengan kulit yang tebal dan warna merah menyala saat matang. Tingkat kepedasannya relatif lebih rendah dibanding cabai rawit, sehingga sering digunakan untuk memberikan warna merah alami pada masakan, seperti balado atau saus cabai.
3. Cabai Merah Keriting
Cabai merah keriting memiliki bentuk memanjang dan berlekuk. Rasa pedasnya berada di tingkat menengah, dengan aroma yang cukup kuat. Cabai ini menjadi pilihan favorit untuk tumisan dan masakan harian karena memberikan rasa pedas yang seimbang.
4. Cabai Hijau
Cabai hijau sebenarnya adalah cabai merah yang dipanen sebelum matang sempurna. Rasanya lebih segar dengan tingkat kepedasan yang lebih ringan. Cabai hijau sering digunakan dalam tumisan, sambal hijau, atau sebagai pelengkap masakan khas Padang.
5. Cabai Gendot
Cabai gendot memiliki bentuk bulat dan permukaan yang tidak rata. Tingkat kepedasannya cukup tinggi dengan aroma khas yang kuat. Jenis cabai ini sering dimanfaatkan untuk sambal dengan cita rasa tajam dan khas.
6. Paprika
Paprika merupakan jenis cabai dengan ukuran besar dan rasa yang sangat ringan, bahkan cenderung manis. Warna paprika beragam, seperti merah, kuning, dan hijau. Paprika lebih sering digunakan sebagai sayuran dalam masakan atau salad dibandingkan sebagai sumber rasa pedas.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Jenis Cabai Negara Indonesia Cabai Rawit Cabai Khas Wilayah Indonesia























