Senin, 02/02/2026 14:12 WIB

Khamenei: Jika AS Serang Iran, Perang Regional Tak Terelakkan





Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap serangan terhadap Iran akan memicu perang regional

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (Foto: WANA via REUTERS)

Teheran, Jurnas.com - Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap serangan terhadap Iran akan memicu perang regional, seiring meningkatnya kehadiran militer Presiden AS Donald Trump di kawasan Timur Tengah.

Peringatan itu disampaikan Khamenei dalam pidatonya di Teheran, Minggu (2/2) waktu setempat, kala memperingati ulang tahun kembalinya Ayatollah Ruhollah Khomeini dari pengasingan pada 1979, yang menandai Revolusi Iran.

"Mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional," kata Khamenei, dikutip dari Aljazeera.

Dia menyampaikan pernyataan ini di hadapan ribuan pendukung yang memadati pusat kota Teheran untuk memperingati ulang tahun kembalinya Ayatollah Ruhollah Khomeini ke Iran dari pengasingan di Prancis pada 1979.

Peristiwa itu menjadi titik awal Revolusi Iran yang berujung pada jatuhnya penguasa yang didukung Amerika Serikat, Mohammad Reza Shah Pahlavi.

Dalam pidatonya, Khamenei menuduh Amerika Serikat berupaya menguasai Iran serta sumber daya minyak dan gas alamnya.

Dia juga menilai gelombang protes anti-pemerintah yang terjadi belakangan ini sebagai tindakan yang menyerupai kudeta, karena disertai penyerangan terhadap kantor pemerintahan, bank, dan masjid.

Pemimpin tertinggi Iran itu menyebut kerusuhan tersebut sebagai bentuk “pemberontakan”, istilah yang sebelumnya juga ia gunakan untuk menggambarkan Gerakan Hijau pada 2009 dan sejumlah protes lainnya.

Menurutnya, tujuan aksi tersebut adalah melemahkan pusat-pusat strategis negara. "Pemberontakan baru-baru ini mirip dengan kudeta dan telah berhasil dipadamkan," ujar Khamenei.

Dia juga menambahkan bahwa aparat keamanan, fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), bank, serta masjid menjadi sasaran serangan, termasuk aksi pembakaran salinan Al-Qur’an.

Menanggapi pernyataan Khamenei, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan masih berharap Iran bersedia mencapai kesepakatan.

"Saya berharap kita bisa membuat kesepakatan," kata Trump kepada wartawan.

"Jika tidak, kita akan lihat apakah dia benar atau tidak." dia menambahkan.

KEYWORD :

Ali Khamenei Perang Regional Donald Trump




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :