Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dalam rangkaian penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang (Foto: Kemenhaj)
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak bersama tim Matahari Pagi Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang.
Kehadiran Wamenhaj dan Tim Matahari Pagi Indonesia kali ini berfokus pada pemulihan sektor pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan sekolah, pakaian layak pakai, sembako, hingga alat-alat bangunan guna mendukung proses pemulihan pascabencana, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau alat berat.
“Hari ini saya berada di SDN 1 Kuala Simpang. Kebetulan saya pernah bersekolah di sini saat SD. Tadi kita membagikan bantuan alat-alat sekolah untuk murid-murid yang terdampak," ujar Wamenhaj dalam siaran pers Kementerian Haji dan Umrah dikutip Senin (2/02/2026).
"Di lokasi ini juga banyak bapak-bapak TNI yang bertugas membenahi sekolah pascabencana. Karena alat berat tidak bisa masuk, mereka bekerja menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop. Alhamdulillah kondisinya sekarang jauh lebih baik,” ujar Wamenhaj lagi.
Ia menambahkan, Matahari Pagi Indonesia turut membawa alat-alat bangunan untuk membantu tugas para personel TNI yang bergotong royong memperbaiki fasilitas pendidikan di Kuala Simpang dan wilayah sekitar.
“Insya Allah semua unsur bekerja bersama TNI, masyarakat, dan relawan agar sarana pendidikan bisa segera pulih dan anak-anak dapat kembali belajar. Kami juga membawa tas, buku, seragam, sepatu, serta sembako yang kami salurkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bermanfaat,” lanjut Wamenhaj.
Menurutnya, penyaluran bantuan juga akan menjangkau beberapa sekolah lain melalui koordinasi dengan aparat TNI yang bertugas langsung di lokasi bencana, khususnya di daerah yang tidak terjangkau alat berat.
Wamenhaj juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya.
“Kami berharap masyarakat Aceh Tamiang percaya bahwa pemerintah terus bekerja maksimal melalui bapak-bapak TNI-Polri dan seluruh unsur terkait. Presiden ingin memastikan proses recovery dapat segera pulih, dengan fokus pembenahan saat ini di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenhaj bersama Tim Matahari Pagi Indonesia berkeliling ke sejumlah SD dan SMP di Aceh Tamiang untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yang terdampak banjir bandang.
Kunjungan ini menjadi yang kelima kalinya dilakukan Wamenhaj dalam rangka memantau langsung dan bergotong royong membantu pemulihan Aceh Tamiang, daerah yang juga memiliki nilai emosional karena menjadi tempat ia menghabiskan masa sekolah dasar.
Sebelum menuju Aceh Tamiang, Wamenhaj juga menyempatkan diri mengunjungi Desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di desa kelahirannya tersebut, ia bertemu dan bercengkrama dengan warga, bernostalgia bersama masyarakat yang mengenal baik keluarga besarnya. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak Matahari Pagi Penyaluran Bantuan Aceh Tamiang





















