Senin, 02/02/2026 01:22 WIB

Ramadan 2026 Tinggal Menghitung Hari, Ini Tips Persiapan Jasmani-Rohani





Bulan Ramadan 2026 semakin dekat, tinggal menghitung hari, menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk mempersiapkan diri, baik secara fisik ataupun rohani

Ilustrasi seorang perempuan sedang mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadan 2026 (Foto: Pexels/PNW Production)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Ramadan 2026 semakin dekat, tinggal menghitung hari, menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk memperkuat ibadah dan memperbaiki kualitas diri. Menjelang bulan suci ini, persiapan menyeluruh, baik jasmani maupun rohani, menjadi kunci agar puasa Ramadan dan ibadah malam bisa dijalankan dengan maksimal.

Secara fisik, tubuh yang sehat adalah modal utama menjalani puasa sehari penuh. Menjaga pola makan seimbang, cukup minum air, tidur berkualitas, hingga olahraga ringan secara rutin membantu menjaga stamina dan energi selama Ramadan.

Selain kesehatan jasmani, persiapan rohani juga tidak kalah penting. Bulan Sya’ban menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, istighfar, dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW agar hati lebih bersih dan siap menghadapi ibadah puasa dengan khusyuk.

Membaca Al-Qur’an secara rutin, baik ayat-ayat pendek maupun juz tertentu, juga dapat menyiapkan mental dan fokus spiritual. Selain itu, menata niat dan target ibadah harian membantu umat Muslim menjalani puasa dan ibadah malam dengan konsisten dan penuh kesadaran.

Lingkungan sosial juga berperan dalam membentuk kesiapan mental. Memperbanyak sedekah, berbagi makanan, dan menjaga interaksi yang positif membantu menumbuhkan empati dan memperkuat rasa kebersamaan menjelang Ramadan.

Mengasah kesabaran dan disiplin diri menjadi bagian penting dari persiapan mental. Dengan mengurangi sifat negatif, menahan emosi, dan memperbanyak syukur, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga sarana peningkatan ketakwaan.

Bagi yang memiliki aktivitas padat, menyusun jadwal ibadah, pekerjaan, dan istirahat dapat membantu menjaga keseimbangan selama Ramadan. Hal ini memastikan tubuh tetap fit, ibadah berjalan lancar, dan fokus spiritual tidak terganggu oleh aktivitas harian.

Persiapan makanan dan menu sahur serta berbuka juga nantinya perlu diperhatikan. Konsumsi makanan bergizi, kaya serat, protein, dan vitamin dapat menjaga energi dan mencegah dehidrasi, sementara menghindari makanan berlemak atau terlalu manis dapat membantu menjaga stamina.

Selain itu, persiapan mental juga mencakup refleksi diri dan evaluasi ibadah tahun sebelumnya. Menentukan target ibadah, doa, dan amal sosial membuat Ramadan menjadi bulan yang lebih bermakna secara spiritual dan sosial.

Tidak kalah penting, memperkuat hubungan dengan keluarga dan komunitas mendukung ibadah bersama. Persiapan untuk memperbanyak sedekah juga penting. Kegiatan seperti saling menyiapkan sahur, berbuka, atau berbagi takjil akan menumbuhkan kebersamaan dan semangat kolektif dalam menjalani Ramadan.

Dengan persiapan jasmani dan rohani yang matang, umat Muslim dapat merasakan Ramadan 2026 secara lebih optimal. Tubuh yang fit, hati bersih, dan fokus spiritual yang kuat akan memungkinkan setiap ibadah dan doa menjadi sarana meraih keberkahan dunia dan akhirat. (*)

 
 
KEYWORD :

Ramadan 2026 Persiapan Menuju Ramadan Bulan Ramadan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :