Senin, 02/02/2026 02:24 WIB

7 Tips Atasi Rasa Malas di Hari Senin Menurut Psikologi





Hari Senin kerap dianggap sebagai hari paling berat dalam sepekan.

Ilustrasi - anak malas di hari Senin (foto:IJEA Journal)

Jakarta, Jurnas.com - Hari Senin kerap dianggap sebagai hari paling berat dalam sepekan. Setelah dua hari akhir pekan yang identik dengan waktu santai, tubuh dan pikiran dipaksa kembali pada ritme kerja dan tanggung jawab.

Kondisi inilah yang sering memicu rasa malas, kurang fokus, hingga menurunnya motivasi sejak pagi hari.

Secara psikologis, rasa malas di Hari Senin bukanlah kemalasan murni, melainkan bentuk adaptasi mental terhadap perubahan ritme. Otak membutuhkan waktu untuk beralih dari mode istirahat ke mode produktif.

Tanpa persiapan yang tepat, transisi ini dapat menimbulkan kelelahan emosional atau Monday blues.

Kabar baiknya, psikologi modern menawarkan berbagai pendekatan sederhana untuk mengatasi kondisi tersebut. Dengan strategi yang tepat, Hari Senin justru bisa menjadi titik awal membangun produktivitas dan suasana hati yang lebih stabil sepanjang minggu.

1. Mulai Hari dengan Target Kecil

Menetapkan target ringan di awal Hari Senin membantu otak merasakan pencapaian sejak dini. Psikologi menyebutnya sebagai small wins, yaitu keberhasilan kecil yang mampu meningkatkan motivasi untuk menyelesaikan tugas berikutnya.

2. Bangun Rutinitas Pagi yang Konsisten

Rutinitas pagi yang sama setiap hari, termasuk di Hari Senin, membantu otak merasa lebih aman dan terprediksi. Konsistensi ini mengurangi stres dan membuat tubuh lebih siap menghadapi aktivitas.

3. Hindari Tugas Berat di Jam Pertama

Menurut psikologi kerja, memaksakan tugas berat di pagi Hari Senin justru memperparah rasa malas. Mulailah dengan pekerjaan ringan sebelum beralih ke tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

4. Ciptakan Suasana Kerja yang Nyaman

Lingkungan kerja yang rapi, pencahayaan cukup, dan udara segar dapat meningkatkan mood secara signifikan. Faktor lingkungan terbukti berpengaruh besar terhadap produktivitas dan semangat kerja.

5. Beri Waktu untuk Diri Sendiri

Melakukan jeda singkat, seperti minum teh atau berjalan sebentar, membantu menurunkan ketegangan mental. Psikologi menyarankan istirahat singkat untuk menjaga energi tetap stabil.

6. Gunakan Afirmasi Positif

Mengulang kalimat positif tentang kemampuan diri membantu menggeser pola pikir negatif. Afirmasi sederhana dapat memperbaiki persepsi otak terhadap Hari Senin yang sering dianggap menakutkan.

7. Akhiri Hari dengan Evaluasi Ringan

Menutup Hari Senin dengan refleksi singkat membantu menciptakan rasa puas. Evaluasi ringan membuat pikiran lebih tenang dan siap menghadapi hari berikutnya tanpa beban berlebih.

KEYWORD :

hari Senin fresh start effect awal pekan rasa malas




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :