Ilustrasi - Doa Malam Nisfu Syaban (Foto: UIN SGD)
Jakarta, Jurnas.com - Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu malam paling istimewa dalam kalender Islam. Malam ini penuh berkah, di mana Allah SWT membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang memohon ampunan, bertaubat, dan memperbanyak doa serta ibadah. Malam pertengahan bulan Syaban ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki diri, menambah amal kebaikan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam kalender Hijriah, Nisfu Syaban jatuh pada malam tanggal 15 Syaban, yang dimulai sejak terbenam matahari pada 14 Syaban hingga terbit fajar 15 Syaban. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama, awal Syaban ditetapkan pada Selasa, 20 Januari 2026, sehingga malam Nisfu Syaban dimulai pada Senin malam, 2 Februari 2026, dan berakhir pada Selasa, 3 Februari 2026.
Salah satu amalan utama pada malam Nisfu Syaban adalah membaca doa, baik dilakukan secara berjamaah ataupun sendirian. Dirangkum dari laman Nahdlatul Ulama dan Baznas, dan MUI, tradisi Nusantara biasanya diawali dengan membaca Surat Yasin. Setelah membaca Yasin, doa Nisfu Syaban dibaca untuk memohon ampunan, kelancaran rezeki, dan kebaikan hidup.
Doa Nisfu Sya`ban yang dibaca pada malam ini adalah doa yang sangat penting, yang mengandung permohonan agar Allah menghapus segala keburukan dalam catatan amal kita dan menggantinya dengan kebaikan. Berikut adalah doa Nisfu Sya`ban yang sering dibaca:
اللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنَا عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُوْمِيْنَ أَوْ مُقَتَّرِيْنَ عَلَيْنَا فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتَنَا وَحِرْمَانَنَا وَاقْتِتَارَ رِزْقِنَا، وَاكْتُبْنَا عِنْدَكَ سُعَدَاءَ مَرْزُوْقِيْنَ مُوَفَّقِيْنَ لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ: “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ”
Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu ‘alaika yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in‘ām, lā ilāha illā anta zhahral lājīna wa jāral mustajīrīna, wa ma’manal khā’ifīn. Allāhumma in kunta katabtanā ‘indaka fī ummil kitābi asyqiyā’a au mahrūmīna au muqattarīna ‘alaynā fir rizqi, famhullāhumma fī ummil kitābi syaqāwatanā, wa hirmānanā waqtitāra rizqinā, waktubnā ‘indaka su‘adā’a marzūqīna muwaffaqīna lil khairāt. Fa innaka qulta wa qaulukal haqq fī kitābikal munzali ‘ala lisāni nabiyyikal mursali “Yamhullāhu mā yasyā’u wa yutsbitu wa ‘indahū ummul kitāb.” Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā ālihī wa shahbihī wa sallama, walhamdulillāḥi rabbil ‘ālamīn.
Artinya: Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Engkau mencatat kami di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezeki kami. Catatlah kami di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitab-Mu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Allah bershalawat dan bersalam atas Sayyidina Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam.
Berapa Hari Lagi Malam Nisfu Syaban 2026?
Menurut Ibnu Mas’ud, orang yang membaca doa ini akan senantiasa Allah luaskan rezekinya dan Allah penuhi segala kebutuhannya. (Jalaluddin as-Suyuthi, ad-Durr al-Mantsur, juz 4, hal. 661, demikian dikutip MUI.
Doa ini biasanya menjadi selingan setelah membaca surat Yasin. Di malam Nisfu Syaban, surat Yasin biasanya dibaca sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda. Yasin pertama dibaca dengan niat agar dipanjangkan umur dalam taat. Yasin kedua dengan niat agar dikaruniai rezeki yang halal dan berkah. Yasin ketiga dengan niat agar dianugerahi kematian husnul khatimah dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Jadi, setiap selesai membaca satu kali surat Yasin, doa ini dibaca. Selain membaca surat Yasin dan memperbanyak doa, di malam nisfu Sya’ban ini kita juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, shalawat, sedekah, shalat tahajud, dan shalat hajat. Amalan-amalan ini sejalan dengan keutamaan malam Nisfu Syaban, saat Allah SWT menaikkan amal perbuatan manusia dan memberikan pengampunan bagi dosa-dosa mereka.
Malam Nisfu Syaban menjadi momentum penting untuk memperbaiki kualitas ibadah. Dengan memperbanyak doa, istighfar, dan amal shalih, umat Islam mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan dengan hati yang bersih, penuh semangat, dan keberkahan hidup yang luas, baik di dunia maupun akhirat. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Doa Malam Nisfu Syaban Amalan Nisfu Syaban Malam nisfu syaban















