Minggu, 01/02/2026 20:31 WIB

Ilmuwan Ciptakan Logam Pencegah Kapal Tenggelam meski Rusak Parah





Sekelompok peneliti dari University of Rochester, Amerika Serikat, berhasil menciptakan tabung logam yang tidak tenggelam meskipun mengalami kerusakan parah.

Ilustrasi kapal laut (Foto: Earth)

Jakarta, Jurnas.com - Sekelompok peneliti dari University of Rochester, Amerika Serikat, berhasil menciptakan tabung logam yang tidak tenggelam meskipun mengalami kerusakan parah dan berada lama di dalam air.

Temuan ini membuka peluang baru bagi desain kapal dan struktur terapung yang jauh lebih aman, sebagaimana dikutip dari Earth pada Minggu (2/1).

Penelitian ini dipimpin Chunlei Guo dari Institute of Optics dan Laboratory for Laser Energetics. Para ilmuwan menggunakan tabung aluminium biasa tanpa menambahkan bahan pengapung atau mengubah bentuk dasarnya.

Kuncinya terletak pada permukaan bagian dalam tabung. Dengan teknik laser khusus, permukaan logam diberi tekstur mikroskopis dan nanoskopis berupa cekungan sangat kecil. Tekstur ini membuat logam menjadi superhidrofobik, yaitu sangat menolak air.

Saat tabung dimasukkan ke dalam air, air tidak mampu membasahi permukaan bagian dalamnya. Akibatnya, udara tetap terperangkap di dalam tabung. Udara inilah yang menjaga daya apung, karena bobotnya jauh lebih ringan dibanding air.

Para peneliti juga menambahkan sekat di tengah tabung untuk memastikan kantong udara tetap stabil, bahkan saat tabung ditekan atau dimiringkan. Desain ini terinspirasi dari alam, seperti laba-laba penyelam dan koloni semut api yang memerangkap udara agar tetap mengapung.

Yang paling mengejutkan, tabung tersebut tetap mengapung meski dilubangi berkali-kali. Permukaan superhidrofobik mencegah air masuk dan menggantikan udara, sehingga daya apung tidak hilang.

Uji coba dilakukan dalam kondisi air kasar selama berminggu-minggu tanpa penurunan kinerja. Ini menandai peningkatan besar dibanding desain sebelumnya yang mudah kehilangan udara saat miring tajam.

Beberapa tabung bahkan disusun menjadi rakit kecil dan mampu menopang beban tambahan. Menurut Guo, teknologi ini dapat diskalakan untuk kapal, platform lepas pantai, pelampung, hingga infrastruktur laut.

Selain keselamatan maritim, teknologi ini juga berpotensi mendukung energi terbarukan. Struktur terapung yang stabil dapat dimanfaatkan untuk menangkap energi gelombang laut secara lebih tahan lama.

Penelitian ini didanai oleh National Science Foundation dan dipublikasikan dalam jurnal Advanced Functional Materials.

KEYWORD :

logam superhidrofobik kapal anti tenggelam teknologi terapung laut




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :