Ilustrasi - laptop (Foto: Unsplash/SumUp)
Jakarta, Jurnas.com - Laptop menjadi salah satu perangkat utama yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa. Mulai dari mengerjakan tugas, mengikuti perkuliahan daring, hingga menyusun presentasi dan melakukan riset, semua aktivitas akademik kini sangat bergantung pada perangkat komputasi.
Di tengah banyaknya pilihan, dua jenis laptop yang kerap dibandingkan adalah Chromebook dan laptop berbasis Windows. Chromebook merupakan laptop yang menggunakan sistem operasi Chrome OS dan dirancang untuk aktivitas berbasis internet.
Perangkat ini dikenal ringan, cepat, serta terintegrasi penuh dengan layanan Google seperti Google Docs, Drive, Gmail, dan Google Classroom. Karakteristik tersebut membuat Chromebook banyak dilirik mahasiswa yang membutuhkan laptop praktis untuk aktivitas belajar sehari-hari.
Dari sisi performa, Chromebook unggul dalam kecepatan booting dan kestabilan sistem. Dengan spesifikasi yang relatif sederhana, laptop ini tetap mampu berjalan lancar untuk kebutuhan mengetik, browsing, video conference, dan presentasi. Selain itu, sistem keamanan Chrome OS dinilai lebih aman karena pembaruan dilakukan otomatis dan risiko serangan virus relatif rendah.
Namun, Chromebook memiliki keterbatasan pada kompatibilitas aplikasi. Sebagian besar aplikasi berat, seperti software desain grafis, pengolahan data statistik, hingga pemrograman tingkat lanjut, belum sepenuhnya optimal dijalankan di Chromebook. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi mahasiswa dengan kebutuhan akademik yang lebih kompleks.
Di sisi lain, laptop Windows menawarkan fleksibilitas yang lebih luas. Sistem operasi Windows mendukung berbagai aplikasi profesional yang banyak digunakan di dunia perkuliahan, seperti Microsoft Office versi lengkap, AutoCAD, MATLAB, SPSS, hingga aplikasi editing video dan desain grafis. Keunggulan ini membuat laptop Windows lebih cocok untuk mahasiswa jurusan teknik, desain, multimedia, dan sains.
Selain kompatibilitas aplikasi, laptop Windows juga unggul dalam hal penyimpanan lokal dan kemampuan multitasking. Mahasiswa dapat mengolah file berukuran besar, menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, serta bekerja secara offline tanpa bergantung pada koneksi internet. Namun, laptop Windows umumnya memerlukan perawatan lebih, termasuk pembaruan sistem manual dan perlindungan antivirus.
Pilihan antara Chromebook dan Windows sangat bergantung pada kebutuhan mahasiswa. Chromebook lebih sesuai bagi mahasiswa yang mengutamakan kepraktisan, mobilitas, dan aktivitas berbasis cloud, sementara laptop Windows lebih ideal bagi mereka yang membutuhkan performa tinggi dan fleksibilitas aplikasi.
Menyesuaikan pilihan laptop dengan jurusan dan kebutuhan akademik menjadi kunci agar perangkat yang digunakan benar-benar mendukung proses belajar secara optimal.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Laptop Chromebook Laptop Windows Tugas Mahasiswa






















