Sabtu, 31/01/2026 06:21 WIB

Pasangan Cemburuan, Tanda Sayang atau Posesif?





Hubungan yang sehat bukan diukur dari seberapa cemburu seseorang, melainkan dari sejauh mana kedua pihak merasa aman dan dihargai.

Ilustrasi - pacar yang cemburuan (foto:YoungOnTop)

Jakarta, Jurnas.com - Rasa cemburu dalam hubungan asmara kerap dianggap sebagai bentuk perhatian dan bukti cinta. Tidak sedikit orang yang merasa dihargai ketika pasangannya menunjukkan kecemburuan.

Namun, di sisi lain, sikap cemburu yang berlebihan justru bisa menjadi tanda hubungan yang tidak sehat dan mengarah pada perilaku posesif.

Secara psikologis, cemburu merupakan emosi yang wajar ketika seseorang merasa takut kehilangan orang yang disayang. Dalam batas tertentu, kecemburuan dapat menunjukkan adanya kepedulian dan keinginan untuk menjaga hubungan.

Misalnya, ketika pasangan merasa tidak nyaman dengan situasi tertentu lalu menyampaikannya secara terbuka dan dewasa.

Masalah mulai muncul ketika rasa cemburu berubah menjadi kontrol berlebihan. Pasangan yang posesif cenderung ingin mengetahui setiap aktivitas, membatasi pergaulan, hingga menuntut akses terhadap ponsel atau media sosial.

Perilaku semacam ini sering kali dibungkus dengan alasan karena sayang, padahal dapat menggerus kebebasan dan kenyamanan pasangan.

Perbedaan utama antara perhatian dan posesif terletak pada cara mengekspresikannya. Perhatian ditunjukkan melalui komunikasi yang sehat, saling percaya, dan menghargai batasan pribadi.

Sementara itu, posesif biasanya muncul dalam bentuk kecurigaan berlebihan, emosi yang mudah meledak, serta keinginan untuk mengendalikan pasangan.

Pakar hubungan menyebutkan bahwa sikap posesif kerap berakar dari rasa tidak aman, trauma masa lalu, atau kurangnya kepercayaan diri. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memicu konflik berkepanjangan, tekanan emosional, bahkan berujung pada hubungan yang toksik.

Oleh karena itu, penting bagi pasangan untuk membicarakan rasa cemburu secara terbuka dan jujur. Menyepakati batasan, membangun kepercayaan, serta saling menghargai ruang pribadi menjadi kunci agar kecemburuan tidak berkembang menjadi posesif.

KEYWORD :

Pacar Posesif Pacar perhatian Perhatian atau Posesif Tanda Sayang




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :