Jum'at, 30/01/2026 01:05 WIB

Manfaatkan Teknologi Digital, Market Share BRI Life Tumbuh 8,8%





Transformasi digital menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan untuk tetap kompetitif di era industri 5.0

Penghargaan Indonesia Best Digital Innovation 2025 yang diraih BRI Life. Foto: dok. jurnas

JAKARTA, Jurnas.com – Pemanfaatan teknologi digital yang dilakukan oleh BRI Life berhasil meningkatkan kinerja usaha perusahaan asuransi tersebut. Tidak hanya itu, transformasi digital tersebut juga dikuti dengan meraih penghargaan Indonesia Best Digital Innovation 2025 yang digelar SWA dan Bussines Digest di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Melalui keterangannya, Kamis (29/1/2026), Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain menyampaikan, transformasi digital menghasilkan pertumbuhan signifikan peningkatan market share APE dari 4,1% (2019) menjadi 8,8% (2023). Lonjakan posisi dari peringkat #12 menjadi #3 industri, pertumbuhan jumlah tertanggung hingga ±20 juta, pencapaian target distribusi di atas 100%, serta struktur biaya operasional yang lebih efisien.

Transformasi digital menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan untuk tetap kompetitif di era industri 5.0 saat ini.   Melalui penghargaan ini, kami berharap dapat terus memotivasi BRI Life untuk mendorong transformasi digital di sektor Asuransi Jiwa Indonesia ke arah yang semakin inovatif dan berkelanjutan,” kataAndrew.

Ia juga menyampaikan bahwa, capaian tersebut menjadi salah satu bukti keberhasilan BRI Life dalam memanfaatkan teknologi digital, guna mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas perusahaan.

“Kami terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi digital yang relevan dan berdampak nyata, baik dalam mendukung operasional internal maupun memperkuat ekosistem bisnis secara keseluruhan, terutama dalam memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi nasabah,” tegas Andrew.

Andrew menjelaskan, transformasi digital meliputi implementasi sistem berbasis teknologi untuk mendukung operasional keuangan, pengelolaan data, serta pengawasan proses pembayaran klaim dan manfaat.

Selain itu, BRI Life juga secara berkelanjutan menerapkan langkah-langkah mitigasi guna mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengurangi risiko keamanan siber serta potensi ancaman digital.

“Melalui transformasi tersebut, BRI Life menggeser model bisnis dari sekadar penyedia proteksi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari nasabah melalui konsep Beyond Insurance dan Insurance as a Platform,” ujarnya.

Tim Juri menilai, implementasi transformasi digital BRI life dijalankan melalui digital strategy framework yang mencakup digitize core process, build digital ecosystem, dan embed in customer’s life. Strategi ini diperkuat dengan pemanfaatan teknologi AI, data analytics, dan Internet of Things (IoT), pengembangan digital healthcare ecosystem, integrasi dalam ekosistem BRI Group dan non BRI, serta diversifikasi channel (B2B, B2C, telemarketing, landing page & affiliate marketing).

KEYWORD :

Transformasi digital Andrew Bain BRI Life




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :