Ilustrasi - ini ciri-ciri wanita yang tidak disukai oleh Allah SWT (Foto: Pexels: ANTONI SHKRABA production)
Jakarta, Jurnas.com - Dalam ajaran Islam, kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh iman dan akhlaknya. Al-Qur`an menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT, selama mereka beriman dan beramal saleh.
Namun, Islam juga memberikan peringatan tentang sejumlah perilaku tercela yang dapat mendatangkan murka Allah, baik dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan.
Dalam konteks ini, terdapat beberapa ciri perilaku wanita yang secara tegas disebut tidak disukai oleh Allah SWT karena bertentangan dengan nilai-nilai ketakwaan.
Salah satu ciri yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an adalah sifat sombong dan membanggakan diri. Allah SWT tidak menyukai hamba-Nya yang berjalan di muka bumi dengan keangkuhan dan merasa lebih mulia dari orang lain. Firman Allah dalam Surah Luqman ayat 18 menyebutkan:
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
“Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18)
Perilaku sombong dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk merasa lebih cantik, lebih kaya, atau lebih terhormat dibandingkan orang lain. Sikap ini bertentangan dengan ajaran Islam yang menekankan kerendahan hati sebagai cerminan keimanan.
Lima Tokoh Muslim yang Lahir di Bulan Syaban
Ciri berikutnya adalah kebiasaan membuka aurat dan berhias secara berlebihan untuk menarik perhatian lawan jenis. Islam memerintahkan wanita untuk menjaga kehormatan dan menutup aurat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Dalam Surah Al-Ahzab ayat 33, Allah SWT berfirman:
وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ ٱلْجَٰهِلِيَّةِ ٱلْأُولَىٰ
“Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliah dahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)
Ayat ini menegaskan larangan tabarruj, yakni menampakkan perhiasan dan kecantikan secara berlebihan di ruang publik dengan tujuan pamer atau menggoda.
Selain itu, wanita yang gemar menyebarkan fitnah, menggunjing, dan merusak kehormatan orang lain juga termasuk dalam golongan yang dibenci oleh Allah.
Perilaku ini tidak hanya merusak hubungan sosial, tetapi juga mencerminkan buruknya akhlak. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hujurat ayat 12:
وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا
“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?” (QS. Al-Hujurat: 12)
Rasulullah SAW juga mengingatkan tentang bahaya lisan, khususnya bagi wanita, karena sering kali dosa besar bersumber dari ucapan. Dalam sebuah hadis sahih, Nabi Muhammad SAW bersabda:
يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ تَصَدَّقْنَ، فَإِنِّي رَأَيْتُكُنَّ أَكْثَرَ أَهْلِ النَّارِ
“Wahai kaum wanita, bersedekahlah kalian, karena aku melihat kalian adalah golongan terbanyak penghuni neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini kemudian dijelaskan Rasulullah SAW bahwa penyebabnya antara lain adalah kebiasaan mengeluh, mengingkari kebaikan suami, dan tidak menjaga lisan.
Ciri lain yang tidak disukai oleh Allah adalah kedurhakaan terhadap orang tua dan suami. Dalam Islam, berbakti kepada orang tua dan menjaga keharmonisan rumah tangga merupakan bagian dari ibadah. Ketika seorang wanita meremehkan amanah ini, maka ia telah membuka pintu dosa besar yang dapat mengundang murka Allah SWT.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Allah SWT Ciri-ciri Wanita kitab Al-Qur`an Hadis Rasulullah SAW





















