Rabu, 28/01/2026 11:55 WIB

Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Kembalikan Fungsi Gunung Demi Cegah Bencana





Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengembalikan fungsi gunung sebagai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Foto: Pemprov Jabar)

Jakarta, Jurnas.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengembalikan fungsi gunung sebagai "pananggeuhan" atau tempat untuk bersandar. Dia mengatakan, gunung harus tetap menjadi penjaga ekologis alam dengan hutan di dalamnya yang harus selalu dijaga.

"Saya sampaikan bahwa saat ini gunung tidak lagi menjadi pananggeuhan karena hilangnya spiritualitas pada gunung dan pada alam, manusia berani merusak bahkan sampai pada tutupan hutan," kata KDM, sapaan akarab Dedi Mulyadi.

Hal tersebut disampaikan KDM pada acara Pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat Masa Khidmat 2025-2030 sekaligus peringatan Isra Miraj di Gedung Negara Pakuan, Selasa (27/1/2026).

Dalam kesempatan itu, KDM menilai bahwa MUI dapat ikut andil memberikan kesadaran kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dia juga menyampaikan bahwa Pemprov Jawa Barat pun akan membenahi tata ruang yang mendukung lingkungan.

Sementara itu, Ketua MUI Jawa Barat Masa Khidmat 2025-2030, Aang Abdullah Zein mengajak pengurus dan anggota MUI untuk berdonasi bagi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Ia mengawali donasi dengan menyumbang Rp5 juta.

Diketahui, hingga hari keempat pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Selasa (27/1/2026), pukul 18.01 WIB, tim SAR gabungan telah menyerahkan 48 kantong jenazah ke tim DVI untuk diproses identifikasi. Diperkirakan masih terdapat 32 jiwa yang masih dalam pencarian.

Lokasi penemuan korban longsor pada hari keempat operasi pencarian berada di sektor A1, A2 dan B2. Penguatan alat berat dan anjing pelacak juga terus dikerahkan dalam upaya percepatan pencarian dan pertolongan.

Berdasarkan hasil Tim Disaster Victim Identification (DVI) per Selasa (27/1) pukul 19.30 WIB berhasil mengindentifikasi 34 jenazah korban longsor di Bandung Barat. Jenazah yang sudah teridentifikasi akan diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk selanjutnya dimakamkan.

Proses pencarian kembali dilanjutkan pagi ini, Rabu (28//1) dengan menyisir sektor A dan sektor B. Tim SAR gabungan akan terus melaksanakan pencarian korban di Kecamatan Cisarua selama 14 hari sejak longsor terjadi.

Untuk memastikan anggota tim SAR dalam kondisi sehat, tim kesehatan dari pemerintah daerah, kementerian maupun relawan telah memberikan vaksin, vitamin dan obat-obatan. (*)

KEYWORD :

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Fungsi Gunung Bencana Longsor Jawa Barat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :