Rabu, 28/01/2026 07:36 WIB

Berbagai Nama Keturunan Nabi SAW yang Ada di Indonesia





Berikut beberapa marga keturunan Nabi Muhammad SAW yang dikenal dan berkembang luas di Indonesia

Ilustrasi - lafadz Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Necati Ömer Karpuzoğlu)

Jakarta, Jurnas.com - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Sejarah panjang masuknya Islam ke Nusantara tidak terlepas dari peran para ulama, dai, dan pedagang Muslim yang berasal dari Timur Tengah, khususnya dari kalangan keturunan Nabi Muhammad SAW atau yang dikenal sebagai Ahlul Bait.

Jejak mereka masih terasa hingga kini, salah satunya melalui marga-marga tertentu yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia.

Marga keturunan Nabi Muhammad SAW di Indonesia umumnya berasal dari jalur Sayyidina Husain bin Ali, cucu Rasulullah SAW. Mereka dikenal sebagai kaum Sayyid atau Habib, dan secara historis memiliki peran penting dalam dakwah Islam, pendidikan pesantren, hingga pembentukan tradisi keislaman lokal.

Berikut beberapa marga keturunan Nabi Muhammad SAW yang dikenal dan berkembang luas di Indonesia, dari Assegaf hingga Al-Idrus.

1. Assegaf

Marga Assegaf merupakan salah satu marga Alawiyyin yang cukup dikenal di Indonesia. Keturunan Assegaf berasal dari Hadramaut, Yaman, dan banyak bermukim di wilayah Jawa, Sumatra, serta Kalimantan. Para tokohnya dikenal aktif dalam dakwah, pendidikan Islam, dan penguatan tradisi keilmuan pesantren.

2. Al-Habsyi

Marga Al-Habsyi juga berasal dari Hadramaut dan memiliki pengaruh besar dalam perkembangan Islam Nusantara. Salah satu tokoh terkenal dari marga ini adalah Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi, pengarang Maulid Simtud Durar yang hingga kini masih dibaca luas di Indonesia.

3. Al-Attas

Marga Al-Attas dikenal sebagai keluarga ulama dan cendekiawan Muslim. Di Indonesia, nama Al-Attas identik dengan kontribusi dalam bidang keilmuan, pemikiran Islam, dan pendidikan. Keluarga ini memiliki peran penting dalam menjaga tradisi intelektual Islam Ahlul Bait.

4. Al-Jufri

Marga Al-Jufri dikenal luas terutama di kawasan Indonesia timur. Salah satu tokoh besarnya adalah Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua, pendiri Alkhairaat di Sulawesi Tengah. Melalui lembaga pendidikan tersebut, dakwah Islam berkembang pesat di kawasan timur Nusantara.

5. Al-Haddad

Marga Al-Haddad memiliki pengaruh kuat dalam tradisi tasawuf dan dakwah. Nama ini lekat dengan Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad, seorang ulama besar yang karya-karyanya banyak dipelajari di pesantren Indonesia. Keturunannya tersebar di berbagai daerah dan aktif dalam kegiatan keagamaan.

6. Al-Bahasyim

Marga Al-Bahasyim merupakan bagian dari keturunan Ba’alawi yang menetap di Indonesia sejak masa perdagangan maritim. Mereka dikenal aktif dalam dakwah, majelis taklim, serta menjaga tradisi keilmuan Ahlul Bait di tengah masyarakat.

7. Al-Idrus (Al-Idrusi)

Marga Al-Idrus termasuk salah satu marga keturunan Nabi yang cukup dikenal di Indonesia. Keturunan Al-Idrus banyak berkiprah sebagai ulama, pendakwah, dan tokoh masyarakat. Di beberapa daerah, marga ini juga memiliki peran penting dalam penyebaran Islam sejak masa awal kedatangan Muslim Arab ke Nusantara.

KEYWORD :

Info Keislaman Keturunan Nabi Muhammad SAW Negara Indonesia Sejarah Islam




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :