Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto audiensi dengan Owner Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kurma Adzwa Farm Ikhsan Davit Wijaya, Senin (Foto: Humas Kemendes PDT)
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto berkomitmen membangkitkan peternak di desa sehingga roda ekonomi berputar dan bermanfaat untuk masyarakat setempat. Salah satunya dilaksanakan dengan menggandeng berbagai pihak termasuk Kurma Adzwa Farm, peternakan domba yang menggabungkan pengelolaan modern dengan pendekatan ramah lingkungan.
Kolaborasi ini tidak terbatas pada pengelolaan domba namun juga peningkatan kualitas SDM dalam bidang peternakan. Para remaja desa akan dikirim belajar ke Jepang dan pulang ke Indonesia untuk mengamalkan ilmunya berikut dengan pembangunan sistem peternakan yang tepat.
Hal ini sebagaimana kampanye yang disampaikan Mendes Yandri agar para pemuda berkarya di desa. Tentunya untuk membangun desa mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto.
"Ini sudah senafas sama kita. Ini sesuai program kita sekarang yaitu pemuda pulang ke desa. Kita akan kembangkan ekosistem peternakan ini dan kita maksimalkan," katanya saat audiensi dengan Owner Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kurma Adzwa Farm Ikhsan Davit Wijaya, Senin (26/1/2026).
Gerakan Kurma Adzwa Farm dalam meningkatkan kualitas SDM diapresiasi Mendes Yandri dan didukung dengan kolaborasi yang akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). Pasalnya Indonesia memiliki peluang besar salah satunya melalui bonus demografi yang tidak membatasi pada pengetahuan dari dalam negeri.
Menurut Mendes Yandri, pendampingan ini harus disertai dengan pemberdayaan untuk memastikan keberlanjutan atas program tersebut. Jika keduanya terlaksana secara maksimal maka dipastikan sukses dan membawa manfaat besar untuk masyarakat desa.
"Jadi ini butuh pendampingan dan pemberdayaan. Kalau didampingi terus tanpa pemberdayaan mereka marah. Kalau kita berdayakan tanpa pendampingan maka hilang itu. Kalau kita kasih model mesti kita kasih pendampingan, kalau kita kasih pendampingan harus ada pemberdayaan," tutur Mendes Yandri.
Program bersama Kurma Adzwa Farm diharapkan terrealisasi di seluruh Indonesia. Dimulai dari Banten dan Jawa Barat, akan direplikasi ke wilayah lain dengan konsep yang matang.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Mendes PDT Yandri Susanto Kurma Adzwa Farm SDM Peternak Kemendes PDT

















