Ilustrasi - menuntut ilmu, salah satu aktivitas yang nilainya sama dengan ibadah 120 tahun kepada Allah SWT (Foto:suara)
Jakarta, Jurnas.com - Dalam ajaran Islam, nilai sebuah ibadah tidak selalu diukur dari berat atau lamanya aktivitas fisik semata. Bahkan, terdapat amalan sederhana yang disebut memiliki pahala sangat besar, hingga disetarakan dengan ibadah selama 120 tahun.
Hal ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah SWT bagi hamba-Nya yang beramal dengan keikhlasan.
Salah satu aktivitas yang disebut memiliki pahala luar biasa tersebut adalah menjaga dan memelihara silaturahmi, khususnya dengan kedua orang tua.
Dalam sejumlah riwayat dan penjelasan ulama, berbakti kepada orang tua (birrul walidain) menempati posisi sangat tinggi dalam Islam, bahkan setelah perintah bertauhid kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW menegaskan keutamaan berbakti kepada orang tua dalam banyak hadis. Dalam salah satu riwayat disebutkan bahwa ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka keduanya. K
eutamaan inilah yang membuat amal bakti kepada orang tua dinilai memiliki pahala yang sangat besar.
Dalam literatur keislaman, terdapat keterangan bahwa satu kebaikan terhadap orang tua, seperti memandang mereka dengan penuh kasih sayang, dapat bernilai pahala besar. Rasulullah SAW bersabda:
Inilah Ibadah yang Paling Dibenci oleh Iblis
النَّظَرُ إِلَى الْوَالِدَيْنِ حُبًّا لَهُمَا عِبَادَةٌ
Artinya:
“Memandang kedua orang tua dengan penuh kasih sayang adalah ibadah.” (HR. Thabrani)
Para ulama menjelaskan bahwa jika dilakukan secara konsisten dengan niat ikhlas, bentuk-bentuk bakti seperti melayani, membantu, menjaga perasaan, dan mendoakan orang tua dapat mengalirkan pahala yang sangat besar, bahkan melebihi ibadah sunnah dalam jumlah waktu yang lama.
Selain berbakti kepada orang tua, menjaga persatuan dan mendamaikan sesama Muslim juga disebut sebagai amalan bernilai pahala besar. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa mendamaikan manusia lebih utama dibandingkan puasa, salat, dan sedekah sunnah. Aktivitas ini menjadi sangat bernilai karena menjaga keharmonisan umat dan mencegah permusuhan.
Tak kalah penting, menuntut ilmu dan mengajarkannya juga termasuk amalan yang pahalanya terus mengalir. Ilmu yang bermanfaat akan menjadi amal jariyah, meskipun seseorang telah wafat. Inilah yang membuat nilainya dapat menyamai ibadah puluhan bahkan ratusan tahun.
Para ulama mengingatkan bahwa penyebutan pahala setara ibadah 120 tahun bukan semata hitungan matematis, melainkan bentuk penegasan akan keagungan nilai amal tersebut di sisi Allah SWT. Yang paling utama adalah keikhlasan, niat yang benar, serta konsistensi dalam menjalankannya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info keislaman berbakti ke orang tua menjaga silaturahmi menuntut ilmu






















