Ilustrasi - seorang perempuan yang mengalami sembelit (Foto: BAB/Canva)
Jakarta, Jurnas.com - Keluhan sembelit kerap dialami sebagian orang saat melakukan perjalanan jauh, baik menggunakan kendaraan darat, laut, maupun udara. Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas selama perjalanan.
Sembelit atau konstipasi merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan frekuensi buang air besar yang jarang, tinja keras, serta sulit dikeluarkan. Saat bepergian jauh, risiko mengalami sembelit cenderung meningkat akibat perubahan pola hidup dan kebiasaan sehari-hari.
Salah satu penyebab utama sembelit saat perjalanan jauh adalah perubahan pola makan. Banyak orang cenderung mengonsumsi makanan instan, cepat saji, atau rendah serat selama bepergian. Asupan serat yang kurang dapat memperlambat kerja usus sehingga memicu konstipasi.
6 Tips Ampuh Cegah Sembelit saat Bepergian Jauh
Selain itu, kurangnya asupan cairan juga menjadi faktor penting. Saat perjalanan, sebagian orang sengaja membatasi minum untuk menghindari sering ke toilet. Padahal, kekurangan cairan membuat tinja menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.
Faktor lain yang turut berperan adalah perubahan rutinitas buang air besar. Tubuh manusia memiliki jam biologis tertentu, termasuk dalam hal pencernaan. Ketika jadwal harian berubah akibat perjalanan, refleks alami untuk buang air besar bisa terganggu.
Kurangnya aktivitas fisik selama perjalanan jauh juga dapat memperlambat pergerakan usus. Duduk terlalu lama di kendaraan membuat otot-otot tubuh, termasuk saluran pencernaan, menjadi kurang aktif sehingga proses pembuangan sisa makanan melambat.
Tak hanya itu, stres dan kelelahan selama perjalanan juga berpengaruh terhadap sistem pencernaan. Kondisi psikologis diketahui memiliki hubungan erat dengan kesehatan usus, sehingga rasa cemas atau lelah dapat memperburuk gejala sembelit.
Untuk mencegah sembelit saat bepergian jauh, disarankan tetap menjaga pola makan seimbang dengan mengonsumsi buah dan sayur yang kaya serat. Memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup juga sangat penting.
Selain itu, luangkan waktu untuk bergerak atau melakukan peregangan ringan selama perjalanan, terutama saat melakukan perjalanan darat dalam waktu lama. Tidak menahan keinginan buang air besar serta menjaga waktu istirahat juga dapat membantu mencegah gangguan pencernaan.
Dengan memahami penyebab sembelit saat bepergian jauh dan menerapkan langkah pencegahan sederhana, perjalanan dapat tetap terasa nyaman tanpa terganggu masalah pencernaan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
penyakit sembelit bepergian jauh tips mengatasi sembelit cairan tubuh





















