Minggu, 25/01/2026 11:12 WIB

Mengenal Penyakit Lambung dan Cara Mencegahnya





GERD merupakan kondisi medis kronis ketika asam lambung naik secara berulang ke kerongkongan.

Selebgram Lula Lahfah meninggal dunia dan salah satu riwayat penyakitnya adalah lambung atau GERD (Foto: Jurnas/Instagram).

Jakarta, Jurnas.com - Penyakit lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) kembali menjadi sorotan publik setelah disebut sebagai bagian dari riwayat kesehatan influencer Lula Lahfah, yang sebelumnya diberitakan mengalami gangguan lambung.

Dari latar belakang tersebut, penting bagi masyarakat untuk memahami apa itu GERD, gejala yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan.

GERD merupakan kondisi medis kronis ketika asam lambung naik secara berulang ke kerongkongan. Kondisi ini terjadi akibat melemahnya katup antara lambung dan kerongkongan sehingga asam lambung tidak tertahan di dalam lambung. Jika berlangsung lama, GERD dapat menyebabkan iritasi hingga peradangan pada dinding kerongkongan.

Gejala GERD umumnya ditandai dengan rasa panas atau nyeri di dada (heartburn), nyeri ulu hati, mual, serta rasa asam atau pahit di mulut. Pada sebagian penderita, GERD juga dapat menimbulkan batuk berkepanjangan, suara serak, sulit menelan, hingga gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman saat berbaring.

Berbagai faktor dapat memicu munculnya GERD, antara lain pola makan tidak teratur, konsumsi makanan berlemak, pedas, atau asam, kebiasaan langsung berbaring setelah makan, serta tingkat stres yang tinggi. Selain itu, obesitas, merokok, konsumsi alkohol, dan kafein juga meningkatkan risiko terjadinya penyakit lambung.

Apabila tidak ditangani dengan baik, GERD berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Paparan asam lambung secara terus-menerus dapat menyebabkan luka pada kerongkongan, penyempitan saluran makan, hingga gangguan pernapasan akibat iritasi kronis.

Pencegahan GERD dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat. Mengatur jadwal makan secara teratur dengan porsi kecil, menghindari makanan pemicu asam lambung, serta tidak langsung berbaring setidaknya dua hingga tiga jam setelah makan merupakan langkah penting.

Menjaga berat badan ideal juga berperan besar dalam mencegah GERD. Tekanan berlebih pada perut dapat memicu naiknya asam lambung. Selain itu, menghentikan kebiasaan merokok dan membatasi konsumsi alkohol terbukti membantu mengurangi frekuensi kambuhnya gejala.

Pengelolaan stres melalui aktivitas fisik ringan, istirahat cukup, dan relaksasi juga penting untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Pada kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan obat-obatan untuk menekan produksi asam lambung dan meredakan gejala.

Dengan mengenali GERD sejak dini dan menerapkan langkah pencegahan yang tepat, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan lambung menjadi kunci agar kualitas hidup tetap terjaga.

KEYWORD :

penyakit lambung sakit GERD kondisi medis kronis Lula Lahfah meninggal dunia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :