Presiden RI Prabowo Subianto disambut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Downing Street, London, Selasa (20/1/2026), dengan kehadiran Larry the Cat, kucing resmi Kantor Perdana Menteri Inggris (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/SS Presiden RI))
Jakarta, Jurnas.com - Kucing kembali menunjukkan pengaruhnya, bukan hanya sebagai hewan peliharaan, tetapi juga simbol kedekatan, kehangatan, hingga ketenangan. Momen unik terjadi saat Presiden RI Prabowo Subianto disambut Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Downing Street, London, Selasa (20/1/2026), dengan kehadiran Larry the Cat, kucing resmi Kantor Perdana Menteri Inggris.
Larry, yang menjabat sebagai Chief Mouser to the Cabinet Office sejak 2011, bahkan ikut “menyambut” Presiden Prabowo di depan pintu Downing Street. Dikutip dari Presiden.go.id, kehadirannya mencairkan suasana pertemuan kenegaraan dan menjadi pembicaraan tersendiri dalam forum lanjutan dengan para pemimpin universitas Inggris.
Momen ringan itu memperlihatkan bagaimana kucing mampu menghadirkan nuansa hangat bahkan dalam konteks diplomasi tingkat tinggi. Larry, yang tetap “bertugas” lintas pemerintahan sejak era PM David Cameron, kerap menjadi simbol keakraban dan kontinuitas di jantung pemerintahan Inggris.
RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS
Fenomena tersebut sejalan dengan semakin diakuinya sejumlah manfaat berinteraksi dengan hewan peliharaan, termasuk kucing, dalam kehidupan manusia. Penelitian menunjukkan interaksi manusia dengan hewan peliharaan dapat membantu menurunkan stres, mengurangi rasa kesepian, serta meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional.
Lembaga Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) mencatat, interaksi dengan hewan dapat menurunkan kadar hormon stres kortisol dan tekanan darah. Studi juga menemukan kehadiran hewan peliharaan mampu meningkatkan rasa dukungan sosial dan memperbaiki suasana hati.
Dalam berbagai riset, hewan, termasuk kucing, dinilai memberi rasa nyaman karena kehadirannya yang nampak tenang dan nampak bebas dari kepentingan. Ikatan emosional inilah yang kerap menjadi sumber ketenangan, baik di rumah, ruang publik, hingga lingkungan kerja.
Tren sosial pun menunjukkan penguatan relasi manusia dan kucing, terutama di kalangan generasi muda. Bagi banyak milenial dan Gen Z, kucing bukan sekadar peliharaan, melainkan bagian dari keluarga dan jaringan dukungan emosional sehari-hari.
Dalam perspektif ini, kucing berfungsi lebih dari sekadar sumber hiburan atau konten digital. Kehadirannya membantu membangun rasa keterhubungan, memperluas kapasitas empati, dan memberi ruang nyaman secara emosional.
Meski manfaatnya luas, dampak hewan peliharaan dinilai dapat berbeda pada setiap individu. Faktor tujuan, kondisi kesehatan, serta kualitas hubungan manusia dan hewan menjadi penentu utama. (*)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
The Power of Kucing Larry the Cat Prabowo Subianto Manfaat Hewan Peliharaan

















