Ilustrasi - ini keutamaan salat tahajud di bulan Syaban (Foto: NU Online)
Jakarta, Jurnas.com - Bulan Syaban dikenal sebagai salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah. Selain menjadi pengantar menuju Ramadan, Syaban juga dimanfaatkan umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, salah satunya dengan memperbanyak salat tahajud di malam hari.
Salat tahajud merupakan ibadah sunnah yang memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Dikerjakan pada sepertiga malam terakhir, salat ini menjadi momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta memperkuat keimanan.
Ketika dilakukan di bulan Syaban, keutamaan tahajud diyakini semakin bernilai karena bertepatan dengan waktu persiapan spiritual menjelang Ramadan.
Hukum Menyakiti Hewan Menurut Ajaran Islam
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan keutamaan salat malam:
أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
Artinya:
“Salat yang paling utama setelah salat fardu adalah salat malam.” (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa salat tahajud memiliki posisi istimewa dibandingkan ibadah sunnah lainnya. Melaksanakan salat malam di bulan Syaban menjadi bentuk kesungguhan seorang Muslim dalam mempersiapkan diri secara ruhani.
Mengapa Malam Nisfu Syaban Sangat Istimewa?
Bulan Syaban juga dikenal sebagai waktu diangkatnya catatan amal manusia. Hal ini sebagaimana disampaikan Rasulullah SAW dalam hadis dari Usamah bin Zaid:
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ
Artinya:
“Itu adalah bulan yang sering dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Rabb semesta alam.” (HR. An-Nasa’i)
Karena amal-amal diangkat pada bulan Syaban, memperbanyak salat tahajud menjadi salah satu cara untuk mempersembahkan amal terbaik kepada Allah SWT. Tahajud tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana muhasabah dan penyucian hati.
Allah SWT juga menjanjikan kedudukan mulia bagi orang-orang yang istiqamah menunaikan salat malam. Dalam Al-Qur’an disebutkan:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Artinya:
“Dan pada sebagian malam hari, lakukanlah salat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra: 79)
Ayat ini menunjukkan bahwa salat tahajud menjadi jalan untuk meraih kedudukan mulia di sisi Allah SWT. Ketika dilakukan secara konsisten di bulan Syaban, tahajud juga melatih disiplin dan kesiapan spiritual menghadapi ibadah puasa Ramadan.
Selain itu, salat tahajud diyakini sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Pada sepertiga malam terakhir, Allah SWT membuka pintu rahmat dan mengabulkan permohonan hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Salat tahajud Bulan Syaban Hadis Nabi Rasulullah SAW



















