Selasa, 20/01/2026 16:25 WIB

Trump Ancam Tarif Tinggi jika Macron Tolak Masuk Dewan Gaza





Trump melontarkan ancaman akan mengenakan tarif impor sangat tinggi terhadap produk Prancis jika Presiden Emmanuel Macron tolak gabung Dewan Perdamaian Gaza

Arsip - Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara kepada awak media (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman akan mengenakan tarif impor sangat tinggi terhadap produk Prancis jika Presiden Emmanuel Macron benar-benar menolak ajakan bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza yang digagas Washington.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers usai menghadiri ajang olahraga perguruan tinggi di Miami, Florida, Senin. Saat ditanya soal kabar penolakan Macron, Trump awalnya merespons dengan nada mempertanyakan.

"Apakah benar ia berkata demikian?" kata Trump.

Ia kemudian menyindir posisi politik Macron yang dinilainya tak lagi kuat.

"Tapi, tidak ada yang menginginkan dia juga, karena dia akan mengakhiri masa jabatnya dalam waktu dekat," ucap Presiden AS.

Trump selanjutnya menyebut kemungkinan langkah balasan berupa kebijakan perdagangan jika laporan tersebut terbukti benar. Ia mengatakan bisa saja menjatuhkan tarif besar terhadap produk unggulan Prancis.

Ia mungkin akan menetapkan tarif 200 persen terhadap anggur dan sampanye Prancis, dan Macron akan bergabung.

Akan tetapi, Trump menegaskan ancaman itu hanya berlaku jika Macron secara resmi menolak keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian Gaza.

"Namun, ia tidak harus bergabung," kata dia.

Sebelumnya, stasiun televisi Prancis BFM melaporkan bahwa Presiden Macron cenderung tidak menerima undangan Trump tersebut. Disebutkan, Macron khawatir dewan itu nantinya meluas ke isu lain di luar Gaza dan berpotensi melemahkan peran serta struktur Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Gedung Putih sendiri telah mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza pada Jumat (16/1). Badan ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan rencana 20 poin Trump guna mengakhiri konflik di Gaza secara permanen sekaligus mendorong proses rekonstruksi wilayah tersebut.

Selain berfungsi sebagai pengawas strategis dan penggerak sumber daya internasional, dewan tersebut juga bertugas memastikan akuntabilitas dalam masa transisi Gaza dari konflik menuju perdamaian dan pembangunan.

Amerika Serikat juga membentuk sejumlah badan pendukung, termasuk Komite Nasional untuk Administrasi Gaza dan Dewan Eksekutif Gaza.

Trump turut mengajak sejumlah pemimpin dunia lain untuk bergabung dalam inisiatif tersebut, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Sumber: Anadolu

KEYWORD :

Amerika Serikat Donald Trump tarif impor produk Prancis Emmanuel Macron Dewan Perdamaian Gaza




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :