Selasa, 20/01/2026 04:46 WIB

Belajar Makna Sabar dari Kisah Nabi Ayyub AS





Belajar makna sabar yang sesungguhnya dari kisah Nabi Ayyub AS relevan sepanjang zaman.

Ilustrasi - belajar makna sabar dari kisah Nabi Ayyub AS (Foto: AI)

Jakarta, Jurnas.com - Kisah Nabi Ayyub AS merupakan salah satu potret paling kuat tentang kesabaran dan keteguhan iman dalam sejarah kenabian.

Ia dikenal sebagai hamba Allah yang saleh, kaya, sehat, dan memiliki keluarga yang harmonis. Namun dalam sekejap, seluruh kenikmatan duniawi itu diuji secara bertahap hingga nyaris tidak tersisa.

Ujian yang menimpa Nabi Ayyub AS bukan hanya kehilangan harta dan keluarga, tetapi juga penyakit berat yang berkepanjangan. Tubuhnya melemah, dijauhi banyak orang, dan harus menjalani penderitaan fisik serta psikologis dalam waktu yang lama.

Meski demikian, Nabi Ayyub AS tidak pernah berkeluh kesah kepada manusia, apalagi menyalahkan takdir.

Al-Qur’an menggambarkan Nabi Ayyub AS sebagai hamba yang luar biasa dalam kesabarannya. Allah berfirman:

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
“Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika ia berdoa kepada Tuhannya: ‘Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.’” (QS. Al-Anbiya: 83)

Doa Nabi Ayyub AS tidak berisi tuntutan agar ujian segera diangkat, melainkan pengakuan akan kelemahan diri dan penyerahan total kepada kasih sayang Allah. Inilah inti keteladanan Nabi Ayyub AS: bersabar tanpa kehilangan adab kepada Tuhan.

Allah pun memuji keteguhan iman Nabi Ayyub AS dengan menyebutnya sebagai sebaik-baik hamba:

إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا ۚ نِعْمَ الْعَبْدُ ۖ إِنَّهُ أَوَّابٌ
“Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) sebagai orang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).” (QS. Shad: 44)

Setelah masa ujian yang panjang, Allah mengangkat penderitaan Nabi Ayyub AS, memulihkan kesehatannya, dan mengembalikan kenikmatan hidupnya. Semua itu datang bukan sebagai balasan instan, melainkan sebagai bukti bahwa kesabaran yang tulus tidak pernah sia-sia di sisi Allah.

KEYWORD :

Info Keislaman Nabi Ayyub AS Kisah Nabi Sejarah Islam




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :