Arsip - Umat Muslim berdoa mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, selama ibadah haji tahunan di Mekkah pada 27 September 2014. (Foto: REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Ibadah umrah merupakan perjalanan spiritual yang sangat dinantikan oleh umat Islam. Banyak jamaah mempersiapkannya dengan penuh kesungguhan, mulai dari biaya, fisik, hingga perlengkapan ibadah.
Namun, di tengah semangat tersebut, tidak sedikit kesalahan yang justru terjadi tanpa disadari.
Sebagian kesalahan muncul bukan karena kelalaian, melainkan minimnya pemahaman mendalam tentang tata cara dan adab umrah. Ada pula yang terjadi karena kebiasaan mengikuti orang lain tanpa mengetahui dasar hukumnya. Jika dibiarkan, hal-hal ini berpotensi mengurangi kesempurnaan ibadah.
Memahami kesalahan umum dalam umrah menjadi penting agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, sah, dan bernilai maksimal di sisi Allah.
Berikut lima kesalahan umrah yang kerap terjadi dan perlu dihindari.
1. Niat Ihram Tidak Dilakukan dari Miqat yang Benar
Salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi adalah melewati miqat tanpa niat ihram. Padahal, niat ihram harus dilakukan di batas miqat yang telah ditentukan sesuai arah kedatangan jamaah. Melewati miqat tanpa ihram mewajibkan jamaah membayar dam, meskipun umrahnya tetap sah.
2. Kurang Menjaga Adab Selama Berihram
Sebagian jamaah hanya fokus pada larangan ihram secara fisik, tetapi lupa menjaga adab seperti menahan emosi, menghindari pertengkaran, dan menjaga lisan. Padahal, ihram bukan sekadar pakaian, melainkan kondisi spiritual yang menuntut pengendalian diri secara menyeluruh.
3. Terburu-buru Saat Tawaf dan Sa’i
Keinginan untuk segera menyelesaikan rangkaian umrah sering membuat jamaah tergesa-gesa saat tawaf dan sa’i. Akibatnya, doa tidak khusyuk, bahkan tata cara bisa keliru. Umrah seharusnya dijalani dengan ketenangan, karena kualitas ibadah lebih utama daripada kecepatan.
4. Kurang Memperhatikan Kesucian dan Tata Cara Salat
Kesalahan lain yang kerap terjadi adalah kurang memperhatikan wudu, kebersihan pakaian, atau posisi saf saat salat di Masjidil Haram. Padahal, salat merupakan inti dari ibadah, dan menjaga kesuciannya menjadi syarat utama sahnya ibadah tersebut.
5. Terlalu Fokus pada Dokumentasi
Di era digital, sebagian jamaah terlalu sibuk mengambil foto atau video selama umrah. Aktivitas ini kerap mengganggu kekhusyukan, bahkan berpotensi melalaikan zikir dan doa. Mengabadikan momen boleh saja, tetapi tidak seharusnya mengalahkan tujuan utama ibadah.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Jamaah Umrah Kesalahan Umum Tanpa Disadari























