Pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Foto: Antara)
Jakarta, Jurnas.com - Dunia aviasi Tanah Air kembali berduka setelah pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan Indonesia Air Transport (IAT) mengalami kecelakaan pada pertengahan Januari 2026.
Pesawat yang terbang dari Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin itu membawa total 10 penumpang, terdiri dari tujuh kru serta tiga pekerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Pesawat milik Indonesia Air Transport itu mulanya hilang kontak pada Sabtu (17/1) siang, tepatnya pada pukul 13.17 WITA kala melintasi perbatasan Maros dan Pangkep Sulawesi Selatan.
Usai dikabarkan hilang kontak, kantor SAR Makassar memberi tahu keberadaan ATR 42-500 terdeteksi pada Minggu (18/1) sekitar pukul 07.17 WITA ketika pesawat patroli udara melihat serpihan berwarna putih di kawasan Bukit Bulusaraung. Laporan ini kemudian dikonfirmasi kembali helikopter SAR.
Insiden ini pun menambah daftar panjang kecelakaan pesawat di Indonesia dalam satu dekade terakhir.
Tragedi Kecelakaan Pesawat di Indonesia dalam Satu Dekade Terakhir
Dalam kurun 2016–2026, Indonesia mencatat sejumlah kecelakaan pesawat yang menimbulkan korban jiwa dan berdampak luas. Pada 2016, pesawat militer C-130H Hercules TNI AU jatuh di Papua saat hendak mendarat di Wamena, menewaskan seluruh awak.
Dua tahun kemudian, kecelakaan Lion Air JT-610 pada Oktober 2018 menjadi salah satu tragedi penerbangan terburuk dalam sejarah Indonesia dengan 189 korban jiwa.
Selanjutnya, pada Januari 2021, publik kembali dikejutkan oleh jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Pesawat Boeing 737-500 tersebut membawa 62 orang dan seluruhnya dinyatakan meninggal dunia.
Sejak peristiwa itu hingga akhir 2025, tidak tercatat kecelakaan besar pesawat komersial dengan korban massal.
Kemudian awal 2026, pesawat ATR 42-500 berpenumpang 10 orang dikabarkan jatuh hingga Tim SAR gabungan menemukan badan dan ekor pesawat ATR 42-500 milik IAT di lereng puncak Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Ahad, 18 Januari 2026.
Pesawat tersebut hilang kontak saat melakukan pendekatan pendaratan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (17/1)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
pesawat ATR 42-500 kecelakaan pesawat satu dekade

















