Ilustrasi tips beli motor second agar terhindar dari bekas banjir (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Membeli motor second masih menjadi pilihan banyak orang karena harganya lebih terjangkau dibandingkan motor baru.
Namun, di balik harga miring, ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah motor bekas banjir.
Motor yang pernah terendam banjir berpotensi mengalami kerusakan serius, terutama pada mesin dan sistem kelistrikan, meski tampilan luarnya terlihat masih bagus.
Agar tidak salah pilih, calon pembeli perlu lebih teliti sebelum memutuskan membeli motor bekas.
Menghimpun dari berbagai sumber, berikut tips membeli motor second agar terhindar dari motor bekas banjir:
1. Perhatikan Bau Tidak Sedap pada Motor
Salah satu ciri paling umum motor bekas banjir adalah munculnya bau apek atau lembap, terutama di area jok, bagasi, dan sela-sela bodi.
Bau ini biasanya berasal dari air kotor yang sempat mengendap dan sulit hilang meski motor sudah dibersihkan.
Jika mencium aroma tidak wajar, sebaiknya lakukan pengecekan lebih lanjut atau pertimbangkan untuk mencari unit lain.
2. Cek Kondisi Kabel dan Kelistrikan
Motor yang pernah terendam banjir sering mengalami masalah pada sistem kelistrikan. Periksa kabel-kabel di bagian mesin dan bawah jok.
Jika terlihat kaku, rapuh, berkarat, atau terdapat bekas lumpur, itu bisa menjadi indikasi motor pernah terkena banjir.
Selain itu, coba nyalakan motor dan perhatikan apakah lampu, klakson, dan panel indikator berfungsi normal tanpa kedip atau mati mendadak.
3. Periksa Karat pada Bagian Tersembunyi
Karat menjadi tanda kuat motor bekas banjir. Tidak hanya pada rangka luar, karat biasanya muncul di baut-baut kecil, bagian kolong mesin, standar samping, atau area yang jarang diperhatikan.
Motor yang terawat normal biasanya tidak memiliki karat berlebihan pada bagian-bagian tersebut, terutama jika usia motor masih relatif muda.
4. Cek Kondisi Oli Mesin dan Oli Gardan
Oli mesin pada motor bekas banjir sering terlihat keruh atau berubah warna seperti susu karena tercampur air. Mintalah penjual untuk membuka tutup oli atau lakukan pengecekan melalui dipstick.
Jika oli terlihat tidak normal atau terdapat endapan, hal ini patut dicurigai sebagai bekas terendam air.
5. Perhatikan Performa Mesin Saat Dihidupkan
Saat test ride, dengarkan suara mesin dengan saksama. Motor bekas banjir sering menimbulkan suara kasar, tidak stabil, atau brebet saat digas. Getaran berlebih dan respons gas yang tidak halus juga bisa menjadi tanda adanya masalah internal akibat air.
Motor yang sehat umumnya memiliki suara mesin halus dan tarikan yang responsif.
6. Ajak Mekanik atau Orang yang Berpengalaman
Jika ragu, ajak mekanik atau orang yang paham mesin motor saat melakukan pengecekan. Pengalaman mereka sangat membantu dalam mengenali tanda-tanda motor bekas banjir yang mungkin luput dari perhatian pembeli awam.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Motor Second Bekas Banjir Motor Banjir
















