Sabtu, 17/01/2026 20:57 WIB

4 Negara Muslim Ini Tak Tetapkan Isra Miraj Libur Nasional, Kenapa?





Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memperingati perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi peringatan Isra Miraj (Foto: Pexels/Erkan Özen)

Jakarta, Jurnas.com - Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memperingati perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Meski memiliki makna teologis besar, tidak semua negara dengan mayoritas penduduk Muslim menetapkannya sebagai hari libur nasional dalam kalender resmi kenegaraan.

Kebijakan ini kerap memunculkan pertanyaan, terutama jika dibandingkan dengan Indonesia yang secara konsisten menetapkan Isra Mi’raj sebagai hari libur nasional setiap 27 Rajab. Faktanya, sejumlah negara Muslim memilih memperingati Isra Mi’raj secara religius tanpa menghentikan aktivitas pemerintahan dan sektor publik.

Berikut beberapa negara Muslim yang tidak menetapkan Isra Mi’raj sebagai libur nasional:

1. Arab Saudi

Arab Saudi tidak menetapkan Isra Mi’raj sebagai hari libur nasional. Pemerintah tidak mengatur cuti khusus atau perayaan resmi, sehingga aktivitas masyarakat berjalan normal.

Peringatan Isra Mi’raj dilakukan secara personal melalui ibadah dan kajian di masjid. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan keagamaan Arab Saudi yang menekankan kesederhanaan dalam praktik ibadah dan fokus pada kewajiban utama dalam Islam.

2. Uni Emirat Arab (UEA)

Uni Emirat Arab sebelumnya sempat meliburkan Isra Mi’raj, namun dalam beberapa tahun terakhir menghapusnya dari kalender libur nasional. Kebijakan ini merupakan bagian dari penyederhanaan hari libur resmi negara.

Meski tidak berstatus libur nasional, umat Muslim di UEA tetap memperingati Isra Mi’raj melalui kegiatan keagamaan di masjid dan lingkungan komunitas.

3. Qatar

Qatar juga tidak menetapkan Isra Mi’raj sebagai hari libur nasional. Tidak ada cuti umum bagi sektor pemerintahan maupun swasta, namun kegiatan keagamaan seperti ceramah dan doa tetap berlangsung di masjid-masjid.

4. Bahrain

Di Bahrain, Isra Mi’raj tidak tercatat sebagai hari libur nasional tetap. Layanan publik dan aktivitas ekonomi tetap berjalan, sementara peringatan dilakukan secara religius dalam lingkup keluarga dan komunitas.

Lantas mengapa beberapa negara muslim tersebut tidak menetapkan Isra Mi`raj sebagai hari libur nasional? Beda kebijakan, bukan beda makna.

Perbedaan penetapan hari libur Isra Mi’raj lebih bersifat administratif dan kebijakan negara, bukan perbedaan dalam memaknai ajaran Islam. Banyak negara hanya meliburkan hari besar tertentu seperti Idulfitri dan Iduladha, sementara peringatan lainnya tetap dijalankan tanpa libur resmi. (*)

KEYWORD :

Negara Muslim Isra Miraj Libur Nasional




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :