Sabtu, 17/01/2026 22:52 WIB

Punya Segudang Manfaat, Ini Waktu Terbaik Konsumsi Kurma





Kurma dikenal sebagai sumber energi alami yang praktis sekaligus pendukung kesehatan pencernaan.

kurma (foto: doknet)

Jakarta, Jurnas.com - Kurma dikenal sebagai sumber energi alami yang praktis sekaligus pendukung kesehatan pencernaan. Buah ini kaya karbohidrat dan serat, sehingga kerap dijadikan camilan sehat.

Meski tidak ada satu waktu yang dianggap paling ideal untuk mengonsumsinya, para ahli menilai kurma bisa memberikan manfaat optimal dalam situasi tertentu.

Kandungan karbohidrat kurma berkisar antara 5 hingga 18 gram per buah, tergantung ukuran dan jenisnya. Sebagian besar berasal dari gula alami yang lebih cepat dipecah tubuh dibandingkan pati atau serat. Karena itu, kurma mampu memberikan dorongan energi secara cepat.

Ahli gizi sekaligus penulis The Everything Easy Pre-Diabetes Cookbook, Lauren Harris-Pincus, menyarankan kurma dikonsumsi di sela waktu makan. Menurut dia, mengonsumsi kurma sekitar pukul 3 sore dapat membantu mengatasi penurunan energi di sore hari.

Untuk aktivitas fisik, waktu konsumsi kurma juga memiliki peran penting. Kurma dianggap sebagai pilihan cerdas sebelum olahraga.

Setelah berolahraga, karbohidrat dalam kurma, terutama jika dikombinasikan dengan protein, membantu pemulihan tubuh dan mengisi kembali cadangan glikogen otot. Selain itu, kalium yang terkandung di dalamnya dapat membantu menggantikan mineral yang hilang melalui keringat.

Selain sebagai sumber energi, kurma juga dikenal sebagai pendukung kesehatan pencernaan. Kurma dinilai sebagai cara fantastis untuk menjaga fungsi saluran cerna.

Tiga buah kurma Medjool tanpa biji mengandung sekitar 4,8 gram serat, atau sekitar 13 hingga 19 persen dari kebutuhan harian. Serat membantu melancarkan buang air besar.

Meski belum ada waktu khusus yang terbukti paling efektif untuk mengonsumsi kurma demi pencernaan, para ahli tetap merekomendasikan kurma sebagai camilan di antara waktu makan.

Meski menyehatkan, kurma tetap perlu dikonsumsi dengan bijak karena kandungan gulanya cukup tinggi. Penelitian menunjukkan gula alami dari buah lebih bermanfaat dibandingkan gula tambahan karena disertai serat dan nutrisi lain.

Namun, baik gula alami maupun gula tambahan diproses tubuh dengan cara yang sama dan tetap dapat memicu kenaikan berat badan atau lonjakan gula darah jika dikonsumsi berlebihan.

Untuk menjaga keseimbangan gula darah, disarankan mengombinasikan kurma dengan sumber protein. Beberapa pilihan yang direkomendasikan antara lain menambahkan kurma ke dalam yogurt Yunani atau keju cottage, serta mengisi kurma dengan selai kacang atau selai almond.

KEYWORD :

makan kurma manfaat kurma energi alami kesehatan pencernaan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :